oleh

PAD Disbun Mamuju Dianggap Minim

MAMUJU – Kekayaan hasil bumi dari sektor perkebunan di Mamuju tak luput dari target sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2021.

Namun, dalam dokumen Rencana Kerja Anggaran (RKA) yang disodorkan Dinas Perkebunan (Disbun) Mamuju kepada Badan Anggaran (Banggar) DPRD Mamuju, tercantum target PAD sebesar Rp 50 juta.

Nilai tersebut menuai tanggapan dari anggota Banggar DPRD Mamuju, Yani Baharuddin. Menurutnya sektor perkebunan di Mamuju sangat kaya dan tidak seimbang dengan target PAD yang dicantumkan.

“Bukan hanya kaya dengan komoditi perkebunan, luas lahan perkebunan di Mamuju saya rasa juga sangat luas,” kata Yani saat mengikuti rapat pembahasan RAPBD 2021 di Ruang Paripurna Gedung DPRD Mamuju, Kamis 26 November.

Untuk itu Yani meminta, agar Disbun melakukan pengkajian lebih dalam terhadap potensi sumber PAD dari sektor perkebunan, agar nilai PAD yang didapatkan bisa maksimal.

“Jika kendalanya adalah regulasi, saya rasa perlu dibuatkan Perda (Peraturan Daerah, red), dan Disbun mesti kerja keras mendalami untuk membuat Perda ini,” ungkap Yani.

Sementara, Kepala Disbun Mamuju, Abdul Rahim Mustafa mengungkapkan, saat ini Mamuju memiliki 59.990 hektar lahan perkebunan untuk 14 komoditi perkebunan, tujuh komoditi diantaranya menjadi komoditi unggulan Mamuju.

“Kakao, cengkeh, lada, merica, kelapa, nilam dan kopi menjadi komoditi unggulan di Mamuju, dan komoditi tersebut mendapat perlakuan khusus dari Disbun, kalau untuk PAD kami terikat oleh regulasi, dan saran dari pak Yani itu masukan yang sangat baik untuk kami,” ujar Rahim.

Rahim mengungkapkan, terkait program 2021 di sektor perkebunan, ia lebih fokus terhadap peningkatan kualitas dan produktivitas hasil perkebunan, menurutnya banyak potensi Mamuju yang masih bisa digali, namununtjm mengelola, diperlukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

“Kedepannya lebih kepada pembinaan petani, bagaimana meningkatkan keterampilan mereka untuk menghasilkan hasil kebun yang lebih baik lagi,” pungkas Rahim. (m5/jsm)

Komentar

News Feed