oleh

Operasi Zebra, Fokus Tekan Covid-19

MAMASA — Sepekan pelaksanaan operasi Zebra 2020 di Kabupaten Mamasa, tidak ada pengendara yang ditindak. Operasi zebra yang dimulai 26 Oktober lalu dan berakhir 8 November, Satlantas Polres Mamasa menekankan kepada antisipasi penyebaran Covid-19.

Kasat Lantas Polres Mamasa AKP Ferrix Shandy Anggara mengatakan operasi Zebra tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Karena berlangsung dimasa pandemi Covid-19.

“Jadi persentase penegakan hukum yakni represif 20 persen, 40 persen preventif dan 40 persen preemtif,” ujar AKP Ferrix Shandy.

Sesuai instruksi Kapolri kata dia operasi Zebra lebih mengedepankan edukasi dan sosialisasi untuk tetap melakukan kampanye protokol kesehatan pencegahan Covid-19. “Jadi kita dalam operasi ini lebih kepada teguran, dimana konsepnya masih sama dalam hal bantuan percepatan penanganan Covid-19,” tambahnya.

AKP Ferrix mengimbau agar pengendara yang bepergian agar tetap mematuhi protokol kesehatan. “Utamanya memakai masker saat bepergian keluar rumah,” terangnya.

Ia menjelaskan pada tahun sebelumnya operasi Zebra yang merupakan operasi tutup tahun, dimana lebih mengedepankan upaya penindakan. “Namun tahun ini kita lebih mengedepankan teguran jika masih dapat kita lakukan teguran atau pelanggaran kecil,” tandasnya.

Sementara, KBO Satuan Lalulintas Polres Mamasa, Ipda Jamal mengaku jika masyarakat masih banyak pengendara yang terjaring razia. “Namun saat ini kita masih lakukan teguran, dan upaya sosialisasi pencegahan,” ujar Ipda Jamal. (r4/mkb)

Komentar

News Feed