oleh

On Time

-Kolom-4.127 views

PERLAKU terhadap waktu, tak ubahnya perlakuan kepada diri sendiri. Membiarkan waktu tak berguna layaknya membiarkan kehadirin diri tanpa faedah.

Oleh: Husain Alfulmasi

Hari itu penerbangan semestinya sudah take off pukul 10.30 WIB. Sejumlah penumpang yang sudah tiba pas di depan pintu pesawat, tak urung dipersilakan masuk oleh awak kabin. Gegara petugas sekuriti maskapai sedang terlibat adu mulut dengan pilot berkebangsaan Inggris yang akan menerbangkan pesawat tersebut.

Pilot bersitegang tepat di pintu masuk pesawat milik maskapai swasta terbesar di Indonesia itu, yang harus diterbangkan dari Jakarta ke Makassar. Alasan pilot, pesawat tersebut mesti diterbangkan sesuai dengan jadwal. Namun petugas sekuriti pesawat menundanya, dengan dalih pesawat belum diisi bahan bakar minyak.

“The fuel should have been filled in according to standard operating procedures so that I can fly this aircraft on time”. Seharusnya, sesuai prosedur operasional standar, BBM sudah dari tadi diisi. Sehingga saya bisa menerbangkan pesawat ini tepat waktu,” tegas sang pilot.

Peristiwa fakta di atas membeberkan satu hal penting, yang oleh sebagian bahkan sebagian besar bangsa Indonesia masih menganggapnya hal biasa. Yaitu tentang tepat waktu. Sebagai muslim yang terbesar di dunia, seyogyanya bangsa Indonesia menjadi teladan dalam hal tepat waktu.

Seribuan tahun lebih yang lalu, Al-Qur’an sudah secara dini menginformasikan kepada orang beriman agar melaksanakan salat tepat waktu. Sesungguhnya salat itu sudah ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman. (QS An Nisa 103).

Walau perintah itu hanya pada salat, tapi maksud Tuhan agar orang-orang Islam yang beriman membudayakan tepat waktu dalam semua hal dan pada semua kesempatan; baik kegiatan formal-resmi maupun nonformal-tak resmi.

Dalam berbagai hadis ditemukan banyak informasi mengenai faedah salat tepat waktu. Antara lain 1. Salat tepat waktu adalah amalan yang paling utama. 2. Penghapus semua kesalahan. Rasulullah bersabda: “Bagaimana pendapat kalian seandainya ada sungai di depan pintu rumah salah seorang dari kalian, lalu dia mandi lima kali setiap hari? Apakah kalian menganggap masih akan ada kotoran (daki) yang tersisa padanya?”

Para sahabat menjawab, “Tidak akan ada yang tersisa sedikitpun kotoran padanya.” Lalu beliau bersabda: “Seperti itu pula dengan saalat lima waktu yang tepat waktu, dengannya Allah akan menghapus semua kesalahan.”

3. Mencegah sifat munafik Orang yang melaksanakan salat tepat waktu dapat menghindarkan diri dari sifat munafik. (yaitu) orang-orang yang lalai dari salatnya. (QS. Al Ma’un: 5). 4. Cahaya di hari kiamat. Nabi SAW bersabda: “Barangsiapa yang menjaga salat tepat waktu, ia akan mempunyai cahaya, bukti dan keselamatan kelak di hari kiamat. 5. Diampuni dosa-dosanya. Rasulullah Saw. bersabda: Tidaklah seorang Muslim, ketika tiba waktu salat wajib, lalu ia berwudhu dengan sempurna, kemudian sholat dengan khusyu’ dan menyempurnakan rukunnya, kecuali dosa-dosa yang pernah dia lakukan akan diampuni. (***)

Komentar

News Feed