oleh

Ombudsman Sulbar Tangani 163 Kasus di Tahun 2020

MAMUJU – Ombudsman RI Perwakilan Sulbar menangani 163 kasus sepanjang tahun 2020.

Ombudsman Sulbar juga telah menyelesaikan lima top pengaduan laporan selama tahun 2020. Diantaranya pengaduan terkair Jaminan Sosial (Jamsos), agraria atau pertanahan, pendidikan, kepegawaian dan persoalan desa.

Jika dipersentasekan, Jamsos sebanyak 5 persen, agraria 7 persen, pendidikan 9 persen, kepegawaian 16 persen dan desa sebesar 27 persen.

“Mayoritas substansi laporan untuk di desa yaitu terkait pemberhentian dan pengangkatan perangkat desa, pelayanan administrasi, kejelasan aset desa, transparansi dana desa, pengajian kader posyandu desa dan pembangunan jalan dusun,” kata Kepala Ombudsman Sulbar Lukman Umar, Rabu 30 Desember 2020.

Selain itu, Lukman mengaku, pengaduan juga datang dari instansi pemerintahan maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Meski demikian, pengaduan paling banyak masih menyangkut pelayanan instansi pemerintahan.

“Untuk Instansi, terlapor tertinggi di pemerintah daerah 61 persen, BUMN atau BUMD 7 persen, instansi pemerintah atau kementerian 7 persen, badan swasta 5 persen dan kepolisian 4 persen,” pungkasnya. (ade)

Komentar

News Feed