oleh

Obati Trauma Lewat Kerja Bakti dan Lawan Hoaks

MAMUJU – Pemprov Sulbar melakukan kerja bakti dengan membersihkan jalan arteri Mamuju, 4 hingga 5 Februari 2021.

Itu sebagai upaya pemulihan setelah tiga minggu masa tanggap darurat. Sudah saatnya memulihkan trauma yang dirasakan masyarakat. Salah satunya dengan menciptakan kebersihan dan keindahan di lingkungan sekitar.

“Seperti yang kita lakukan hari ini, bagian dari upaya percepatan pemulihan disisi pembersihan jalan. Dengan begitu, trauma masyarakat dapat segera pulih dan kembali beraktivitas normal,” terang Asisten I Pemprov Sulbar M Natsir, ditemui saat melakukan pembersihan jalan Arteri Mamuju, Jumat 5 Februari 2021.

Dia menjelaskan, memasuki masa transisi ke pemulihan pascagempa, diharapkan terbangunnya kolaborasi antara pemda kabupaten dan provinsi melakukan percepatan pemulihan disegala sisi, baik persoalan pengungsi, pembersihan sisa reruntuhan, pendataan rumah rusak, penanganan daerah terisolasi dan pelayanan kesehatan bagi penyintas.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Sulbar Safaruddin Sanusi menambahkan, salah satu upaya untuk memulihkan kondisi masyarakat yang masih trauma, selain menciptakan kebersihan lingkungan juga penting melawan hoaks.

“Dalam kondisi sekarang ini harus percaya kepada pemerintah, bukan dengan media sosial. Apalagi soal tsunami dan gempa, ada instansi yang berwenang,” tutur Safaruddin.

Dia menegaskan, informasi yang akurat mengenai gempa hanya bersumber dari Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Tentunya pemerintah tidak bakal diam jika mendapatkan informasi dari BMKG yang berpotensi membahayakan masyarakat.

Hoaks adalah usuh kita bersama. Kita harus memberikan informasi kepada masyarakat bagaimana agar masyarakat merasa aman,” tutur Safaruddin. (imr)

Komentar

News Feed