oleh

Nama Andi Maksum DAI Bakal Diabadikan

MAMUJU – Empat puluh hari sudah Paduka Yang Mulia, Andi Maksum Djalaluddin Ammana Inda (DAI), berpulang.

Banyak kisah yang terukir seputar kiprahnya, membangun daerah ini. Dari cerita pengabdiannya itulah, mencuat rencana mengabadikan nama PYM Andi Maksum DAI. Entah sebagai nama jalan, monumen atau jenis lainnya.

Nama Andi Maksum DAI Bakal Diabadikan

Adalah Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraeny Anwar, yang menyinggunh hal tersebut saat menghadiri peringatan 40 hari mangkatnya Maradika Mamuju, di Rumah Adat Mamuju, Senin 19 Oktober.

Menurut Enny, rencana tersebut bakal dirapatkan bersama Pemprov Sulbar dengan DPRD Sulbar.

“Kalau saya pribadi tentunya sangat menginginkan hal itu. Saya sangat mengharapkan, karena beliau Raja Mamuju yang tidak hanya dikenal di Sulbar tetapi di Indonesia. Kita harus usahakan,” kata Enny.

Apalagi, lanjutnya, Maradika Mamuju itu juga merupakan tokoh pejuang pembentukan Sulbar dan sangat dikenal oleh seluruh raja-raja Nusantara.

“Almarhum telah mewariskan kesahajaannya kepada generasi penerus. Kita harus mengenang beliau. Kita tidak bisa melupakan beliau,” papar Enny.

Sementara, Putra Mahkota Kerajaan Mamuju, Andi Bau Akram DAI berharap, doa warga Mamuju dan semuanya dapat melapangkan perjalanan Maradika.

“Amanah yang ditinggalkan kepada kami, masalah adat dan budaya, tetap kita harus lestarikan. Kita harus menjadi suri tauladan. Memegang teduh adat dan budaya,” beber Bau Akram.

Selain itu, tambahnya, tetap merawat kasih sayang kepada sesama dan menjaga toleransi.

“Intinya, bagaimana kita bisa bersatu di Mamuju ini,” pungkasnya (m2/jsm)

Komentar

News Feed