oleh

Nakes RSUD Mamuju Swab Test Massal

MAMUJU – Seluruh tenaga kesehatan (Nakes) RSUD Mamuju menjalani pemeriksaan swab test PCR, Senin (11/1/2021).

Pemeriksaan swab test dipusatkan di UPT Balai Laboratorium Kesehetan (Labkes) Sulbar, sejak pukul 08.00 hingga 12.00 wita.

Besar harapan, jumlah nakes yang positif virus korona tidak semakin bertambah. Sebab, peningkatan kasus harian sudah cukup memperburuk kondisi fisik dan psikis bagi mereka yang telah bekerja tanpa henti sejak pandemi.

Hal tersebut disampaikan, Direktur RSUD Mamuju, dr Titin Hayati saat dikonfirmasi, kemarin.

“Kami berharapnya suapa pemeriksaan lanjutannya (Swab Test, red) negatif. Meskipun, sudah ada beberapa yang positif Covid-19, termasuk dokter spesialis,” kata dr Titin, Senin 11 Januari.

dr Titin mengaku sekira ada 500 pegawai yang bekerja di RSUD Mamuju. Jumlah tersebut sudah termasuk tenaga kesehatan dan tenaga operasional non kesehatan.

“Sebagian mereka sudah menjalani swab test dan beberapa baru swab test hari ini (kemarin, red),” sebut dr Titin.

Akibatnya, lanjut dr Titin, RSUD Mamuju bakal ditutup total hingga Minggu 17 Januari atau selama sepekan. Pelayanan dialihkan ke RS lain.

“Kalau pasien, kemarin sudah bisa pulang kembali ke rumah. Jadi tidak ada yang dirujuk atau dipindahkan ke RS lain,” tutur dr Titin.

Kepala UPT Balai Labkes Sulbar, Andi Hadra Pasamula menyebutkan,
Ratusan Tenaga Medis RSUD Mamuju Swab Test

Ratusan tenaga medis yang bekerja di Rumah sakit Umum Daerah Mamuju lakukan pemeriksaan swab test.

Kepala Labkes Sulbar, Andi Hadra mengatakan, hingga kemarin sudah ada lebih seratus orang yang mendaftar untuk Swab PCR dan Antigen.
“Swab PCR, rata-rata teman dari Rumah sakit Umum Daerah Mamuju,” sebut Hadra, di lokasi pelaksanaan Swab Test.

Hadra mengungkapkan, tenaga medis RSUD Mamuju itu sebelumnya positif dari hasil pemeriksaan antigen.

“Selain itu ada beberapa juga dari kantor BINDA mengadakan swab antigen,” ungkapnya.

Pelayanan Swab test PCR dan Antigen dibuka dari Senin hingga Jumat, pukul 8 hingga 12 siang.

“Hasilnya bisa diketahui lima sampai tujuh hari. Kita kirim ke BPOM dan BBLK Makassar,” pungkasnya (m2/jsm)

Komentar

News Feed