oleh

Nakes Masih Mogok Kerja, Belum Ada Solusi

MAMUJU – Tenaga kesehatan (nakes) non Aparatur Sipil Negara (ASN) di RSUD Mamuju, masih melakukan aksi mogok. Mereka terus menuntut agar kinerjanya sejauh ini dibayarkan.

Direksi RSUD Mamuju dan Pemkab Mamuju juga belum merumuskan solusi menuntaskan persoalan pelik ini. Berimbas pada terganggunya pelayanan kesehatan di rumah sakit milik daerah itu.

Salah seorang nakes, Ana Mardiana mengatakan, masih melakukan aksi mogok kerja bersama puluhan rekannya. Belum ada solusi dari oihak RSUD Mamuju. Ia pun masih menunggu kebijakana yang bakal dikeluarkan direksi RSUD atau Pemkab Mamuju.

Awalnya, ia bersama rekannya sudah menyampaikan keluhannya itu Direktur RSUD Mamuju, dr Titin. Hanya saja, tidak ada jawaban. Makanya ia berinisiatif menemui Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi sehari sebelum Hari Jadi Mamuju, pekan kemarin.

“Kalau dari ibu bupati merespon dan salah satu tuntutan kami tentang jaminan kesehatan sudah disetujui. Tuntutan lain kita masih menunggu,” kata Ana, kepada Radar Sulbar, Rabu 21 Juli.

Ana mengaku, pembayaran gaji yang belum terbayarkan tersebut sejak April. Artinya sudah empat bulan. Alasan RSUD Mamuju tidak ada Surat Keputusan (SK). Nakes tidak mempersoalkan pemutihan tenaga kontrak karena itu berlaku bagi semua tenaga kontrak lingkup Pemkab Mamuju.

Komentar

News Feed