oleh

Muncul Dua Klaster Baru, 18 Warga Positif Setelah Jenguk Bayi

PURBALINGGA – Klaster penularan Covid-19 di salah satu pondok pesantren (ponpes) dan tahlilal muncul di Kabupaten Purbalingga. Total ada 43 orang tertular Covid-19 di dua kasus klaster penularan tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga drg Hanung Wikantono mengatakan, klaster ponpes terjadi di Desa Majasari, Kecamatan Bukateja. Ada 25 santri dari salah satu ponpes di Desa Majasari yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Muncul Dua Klaster Baru, 18 Warga Positif Setelah Jenguk Bayi

Dijelaskan, terungkapnya klaster ponpes terjadi setelah Tim Gugus Tugas Covid-19 melakukan rapid test antigen di salah satu SMA di Bukateja. “Hasilnya ada siswa yang akan mengikuti ujicoba pembelajaran tatap muka yang hasil rapid test antigen-nya positif,” katanya seperti dikutip dari Radar Banyumas (Fajar Indonesia Network Grup).

Menurut Hanung, pihaknya kemudian melakukan tracing terhadap tiga siswa yang terkonfirmasi postif Covid-19. Diketahui, ketiga siswa merupakan santri di salah ponpes di Desa Majasari.

Kemudian dilakukan swab test PCR terhadap teman satu kamar siswa tersebut di ponpes. Dari 19 santri, delapan santri hasil testnya positif.

“Kemudian dilanjutkan penelusuran terhadap 80 santri lainnya. Hasilnya 17 santri positif covid-19. Total santri yang terkonfirmasi positif sebanyak 25 orang,” imbuhnya.

Ponpes memiliki santri mukim sebanyak 107 orang. Saat ini seluruh santri yang terpapar corona sedang menjalani isolasi mandiri. “Mereka yang positif isolasi mandiri di dalam ponpes. Sedangkan, yang negatif dipulangkan dengan dibekali surat keterangan swab negatif,” katanya.

Kondisi terakhir, 25 santri yang positif cukup baik. Tidak ada gejala yang mengkhawatirkan atau membutuhkan penanganan khusus. Mereka juga akan menjalani swab test PCR ulang. “Rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 3 dan 8 Mei mendatang,” lanjutnya.

Pihaknya juga menemukan klaster tilik bayi atau menjenguk bayi yang baru lahir di Desa Tanalum, Kecamatan Rembang. Dalam kasus ini, ada 18 orang terkonfirmasi positif Covid-19.

Komentar

News Feed