oleh

Mereka Buktikan Vaksin Sinovac Aman

MAMUJU — Vaksinasi korona di Sulbar kian kencang. Vaksin Sinovac bukan lagi hal menakutkan bagi pejabat.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sulbar Safaruddin sudah melakukan penyuntikan vaksin sesi II, disusul Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Firman Dahlan. Vaksinasi bergulir di Puskesmas Rangas Kecamatan Simboro Mamuju, Selasa 9 Februari 2021

“Saat vaksin pertama (Sesi I, 23 Februari red) saya hampir tidak menemukan gejala, hanya saja agak ngantuk setelah beberapa jam setelah disuntik vaksin,” terang Safaruddin usai disuntik, kemarin.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Persandian Statistik ini pun merasakan hal serupa pada sesi II. Karenanya ia menyatakan bahwa vaksin korona ini aman dan tidak membahayakan kesehatan.

Lagipula, hemat Safaruddin, petuga medis yang bekerja melakukan vaksin telah dibekali pemahaman penyuntikan, termasuk menentukan kondisi kesehatan bagi calon penerima vaksin. “Untuk mencegah terjadinya penularan covid-19 salah satunya adalah vaksin,” tegasnya.

Danrem 142/Tatag, Brigjen TNI Firman Dahlan mengatakan, turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak khawatir menerima suntikan vaksin korona. “Saya imbau kepada masyarakat khususnya di wilayah Sulbar agar ikut melaksanakan vaksin ini,” sebutnya.

Brigjen TNI Firman menyebutkan, dalam empat hari ini prajurit jajaran Korem 142 Tatag juga sudah menerima vaksin. Tercatat hingga 9 Maret, 366 personel Korem 142/Tatag menerima vaksin. Masih banyak yang akan menyusul.
“Keseluruhan prajurit kita itu ada Rp 1.400 lebih. Kita harapkan personel lainnya segera mengikuti vaksinasi,” tegas Danrem.

Sementara dari Mako Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Mamuju, kemarin, dilaporkan 56 personel menerima vaksin sinovac. Penyuntikan berlangsung di Puskesmas Binanga, Mamuju, Senin 8 Maret 2021.

Danlanal Mamuju, Letkol Marinir La Ode Jimmy mengatakan, vaksinasi saat ini menyasar pelayanan publik, termasuk didalamnya adalah jajaran Lanal Mamuju.

“Ini baru vaksin sesi pertama, sesuai petunjuk dari tenaga medis, 14 hari kedepan kembali dilakukan vaksin tahap kedua,” terangnya. (imr/rul)

Komentar

News Feed