oleh

Menunggu APD, Posko Siaga Sulbar Belum Siap

MAMUJU — Gugus tugas percepatan penanganan wabah virus korona atau covid-19 Provinsi Sulawesi Barat masih memantapkan diri. Melengkapi sarana dan prasarana pendukung.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulbar, Muhammad Alief Satria mengatakan, sembari melengkapi fasilitas, data terkait korona juga terus diupdate. Hingga hari ini (Sabtu) belum ada warga Sulbar dinyatakan positif korona.

Warga asal Polewali Mandar yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dilaporkan terus membaik, namun masih harus menunggu hasil uji laboratorium dari pusat. Biasanya menunggu satu pekan untuk mengetahui hasil pengujian lab.

Diketahui, PDP adalah penderita demam, batuk, sesak nafas, sakit tenggorokan dimana hasil pengecekan dinyatakan ada saluran nafas bawah yang terganggu serta terjadi kontak erat dengan penderita positif atau dari daerah yang terjangkit.

Selain itu, data Dinkes Sulbar menunjukkan 178 Orang Dalam Pemantauan (OPD). Sebanyak 118 dinyatakan bersih. Sisanya, 60 orang masih dalam proses pemantauan yang tersebar di seluruh kabupaten. Paling banyak Kabupaten Majene (28 orang).

OPD merupakan individu dengan gejala ringan seperti batuk, sakit tenggorokan, demam, tetapi tidak ada kontak erat dengan penderita positif. Umumnya diminta untuk melakukan isolasi secara mandiri di rumah setidaknya selama 14 hari hingga kondisi membaik.

Menjadi kendala Sulbar saat ini adalah terbatasnya Alat Pelindung Diri (APD) serta perlengkapan laboratorium. “Kita sudah memesan APD, sekitar 100. Kita sudah pesan semua dengan pihak vendor. Ndak ada yang mau bekerja tanpa itu,” tutur Alief.

Selain itu, keterbatasan cairan disinfektan, masker khusus bagi petugas terdepan, dan hand sanitizer disebut masih jadi sandungan lain.

Sulbar sendiri tengah menyiapkan pembangunan tiga posko korona. Masing-masing di daerah perbatasan Sulbar-Sulteng di Kabupaten Pasangkayu dan perbatasan Sulbar-Sulsel di Polman.

Satu lagi dalam Kota Mamuju. Lokasinya bergeser ke Lantai Dasar Masjid Baitul Anwar Kompleks Gubernuran Sulbar. Sebelumnya dinyatakan akan dibangun di area Lapangan Tenis Mamuju, di sekitar jalur Arteri Mamuju. (imr/rul)

Komentar

News Feed