oleh

Menkes Minta Aparat Kawal Tenaga Kesehatan di Wamena

JAWAPOS.COM–Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek mengucapkan rasa belasungkawa kepada keluarga almarhum dr. Soeko Marsetiyo yang gugur saat bertugas di tengah situasi konflik di Wamena, Papua. Nila pun langsung meminta aparat keamanan untuk mengawal para tenaga kesehatan dengan lebih ketat lagi.

”Kami dari Kemenkes bersama seluruh oganisasi profesi kesehatan mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya dokter Soeko di Papua,” kata Menteri Nila dalam konferensi pers di Gedung Kemenkes, Senin 30 September.

Nina menuturkan, ia sudah melakukan koordinasi dengan organisasi profesi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan TNI serta Polri untuk mengawal para tenaga kesehatan yang masih bertugas. “Kami rapat bersama Menkopolhukam, Panglima dan Polri. Dalam hal keamanan, TNI dan Polri siap mengawal para tenaga kesehatan disana. Kami menitip tenaga kesehatan kami dikawal TNI Polri.

Nina menjelaskan, pecahnya konflik di sana jelas berpengaruh kepada rasa aman para dokter. “Kami rasakan ada rasa tak aman dengan para tenaga kesehatan di daerah konflik. Kami sangat berterima kasih hingga kepada para petugas kesehatan yang sampai sekarang masih tetap tinggal di Wamena,” tutur Nila.

Untuk diketahui, dr. Soeko Marsetiyo sudah mengabdikan diri puluhan tahun melayani kesehatan masyarakat di daerah pedalaman Wamena. Ia meninggal saat peristiwa kerusuhan di Wemana, Papua pada 23 September 2019. (jwc)

Komentar

News Feed