oleh

Medsos: Belajar, Bekerja dan Bermanfaat

NAMA aslinya Muhammad Fiqih Ayatullah, namun para youtuber mengenalnya dengan nama Fiki Naki.

Pemuda asal Riau ini tengah naik daun lewat konten-konten menarik di canel YouTube-nya.

Melalui perkenalannya dengan warga negara lain di aplikasi Ome TV, ia secara otodidak belajar bahasa asing, sehingga mampu menguasai sejumlah bahasa, mulai dari bahasa Inggris, Rusia, Rumania, Kazakhastan, Denmark, Spanyol, Mandarin dan Arab.

Fiki, seakan-akan ingin menjukkan kepada kita bahwa dengan bermedsos, kita pun mendapatkan hal-hal positif. Salah satunya penguasan bahasa asing.

Dengan menguasai bahasa Rumania & Rusia, Fiki sangat terkenal di kalangan warganet, terutama di negara-negara pecahan Uni Soviet, seperti: Rusia dan Kazakhstan, serta Rumania.

Belakangan ini Fiki menjadi buah bibir warganet, bukan hanya di Indonesia, namun juga di luar negeri. Lihat saja jumlah subscribers di canel youtubenya, kini telah mencapai lebih dari 2,3 juta. Padahal ia baru aktif 2019 lalu.

Jumlah video yang diunggah di youtubenya pun baru 27 video. Namun sudah ditonton jutaan pasang mata di berbagai belahan dunia.

Dalam salah satu video di canel youtubenya, ia pun tak malu-malu mengenalkan diri pada gadis-gadis negara asing, bahwa ia adalah seorang mahasiswa dan pekerja. Apa pekerjaannya? Ya itu, sebagai seorang youtuber.

Ketenaran Fiki pun dirasakan manfaatnya oleh Dayana. Gadis cantik asal Kazakhstan. Dari hasil bincang-bincangnya dengan Dayana, membuat banyak warganet menjuluki mereka sebagai “pasangan kekasih online”.

Alhasil Dayana yang awalnya memiliki 2 ribu followers di instagram kini sudah tembus 1 juta lebih followers. Padahal, di negara Eropa dan Amerika yang mendapat followers ratusan ribu saja, sudah menjadi prestasi yang sangat luar biasa. Apalagi jutaan. Prestasi yang fantastik bagi mereka.

Karena jumlah followers yang mencapai jutaan, maka Dayana pun kini menjadi populer di negaranya, Kazakhstan. Kini ia menjadi Artis. Bahkan sering diundang sebagai bintang tamu di berbagai canel TV di Kazakshtan.

Padahal awalnya ia hanya gadis biasa. Namun saat kecil ia pernah bercita-cita ingin menjadi seorang penyanyi. Akan tetapi, cita-citanya itu tak urung kesampaian, karena untuk menjadi artis di Kazakshtas tidaklah mudah.

Mahasiswi jurusan hukum dan pidana itupun akhirnya banting setir, ingin menjadi seorang polisi jika kelak ia menamatkan kuliahnya.

Entah nanti setelah tamat kuliah, ia masih ingin menjadi polisi atau artis. Hanyalah waktu yang menjawab.

Namun yang dapat kita pelajari dari kisah mereka berdua adalah melalui media digital pun kita dapat belajar menjadi orang yang lebih bermakna. Tidak hanya menghabiskan waktu seharian bersosmed tanpa makna, namun dapat juga tuk menjadi media belajar sekaligus mendatangkan penghasilan yang tentunya luar biasa jumlahnya.

Melalui medsos juga kita dapat memberikan manfaat bagi orang lain, sebagaimana Fiki lakukan pada Dayana.

Kedua, bagi kaum milenial, apapun cita-cita Anda, jangan pernah putus asa. Sebab kita tak pernah tau apa yang akan terjadi ke depannya. Tetaplah berusaha. Karena boleh jadi usaha kita saat ini masih tertutup pintu menuju sukses.

Namun bisa jadi pula pintu lain akan terbuka untuk mempersilahkan kita memasukinya dalam menggapai cita-cita. Laksana Dayana yang kini menjadi Artis, sebagaimana cita-cita masa kecilnya, hanya karena disebabkan perkenalannya dengan seorang anak muda Indonesia, bernama Fiki Naki.

Jadi tidak ada salahnya, dalam situasi pandemi covid-19 saat ini yang membuat krisis ekonomi sehingga menyebabkan banyak lapangan kerja tertutup, Anda mencoba untuk memanfaatkan media digital dalam memulai karir baru. Salah satunya sebagai youtuber.

Tertarik? Silahkan dicoba, semoga sukses. (***)

Komentar

News Feed