oleh

Masalah SDM Masih Jadi PR

MAMUJU – Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof Husain Syam turut meluapkan kegelisahan atas kondisi Sulbar di usianya yang menapaki 16 tahun.

“16 Tahun, dibandingkan dengan usia yang sama di daerah lain, rasanya kita tidak mau terima kenyataan seperti keadaan sekarang ini, itulah menjadi refleski saya untuk memikirkan Sulbar secara bersama-sama,” tutur Husain saat diskusi di salah satu cafe di Mamuju, Minggu malam, 20 September.

Sulbar saat ini masih tertinggal dalam hal Sumber Daya Manusia (SDM). Padahal persoalan SDM menjadi indikator pembangunan daerah yang memiliki porsi cukup tinggi, dibandingkan lainnya atau jejaring dan teknologi.

“Jadi jangan terlalu berbangga dengan banyaknya SDA tanpa ditopang SDM mumpuni,” terang Husain.

Membenahi SDM, hal utama adalah perhatian terhadap sektor pendidikan sebagai pendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Faktanya IPM Sulbar saat ini urutan kedua terendah di Indonesia. Sewajarnya jika beberapa tahun terakhir, kuota akademisi kepolisian yang disiapkan 10 untuk Sulbar itu tidak bisa dipenuhi.

Itulah yang menjadi tantangan Sulbar sekarang ini. Menurutnya peluang akselerasi SDM itu sangat dimungkinkan. “Tentu memerlukan pemimpin yang kita kira menurut indikator, mampu menjawab tantangan bagi Sulbar,” terang Husain.

Membantu pemerintahan dalam membangun SDM Sulbar sudah dijalankan sejak ia menjabat sebagai dekan dua periode bahkan berlanjut dengan posisi rektor di UNM. Jalannya adalah beasiswa dan sertifikasi bagi putra daerah, Sulbar.

Hanya saja, misi pembangunan SDM itu tidak terkelola sampai ke daerah. “Saya bagian dari pemerintahan saat ini. Tapi kemudian saya berprinsip, sebagai seorang akademisi itu bebas nilai, harus berani mengatakan apapun akibatnya,” tuturnya.

Atas dasar itu, kata Koordinator Penjaminan Mutu Pemprov Sulbar ini, diperlukan pemimpin kedepan yang mampu mengakselerasi kualitas SDM Sulbar. Dibutuhkan percepatan guna menangkap peluang kehadiran ibu kota negara baru, di Kalimantan nantinya.

“Ketika tidak merefleksi secepat mungkin maka Saat ibu kota hadir, kita menjadi celaka karena tidak bisa mengambil bagian dari ibu kota itu,” sebutnya.

Husain mengajak masyarakat merumuskan satu figur untuk menjalankan misi itu kedepan. Khususnya pada momen Pilgub mendatang. “Mari kita hadirkan sosok pemimpin yang ada harapan disitu (Akselerasi SDM). ayo kita cari sama-sama yang terbaik. Kalau tidak ada dan saya diperlukan, saya juga bisa hadir,” tandasnya. (imr/rul)

Komentar

News Feed