oleh

Masalah Banjir Belum Teratasi, Ado Mas’ud: Ini Persoalan Serius

MAMUJU – Masalah banjir yang kerap menghantui warga di saat hujan melanda belum juga dapat diatasi sedini mungkin oleh Pemkab Mamuju.

Baru hujan beberapa jam saja, titik-titik banjir sudah bermunculan, terutama di dalam kota Mamuju. Beberapa kelurahan pun sudah menjadi daerah langganan banjir. Hal tersebut mengindikasikan jika penataan kota Mamuju, buruk.

Masalah Banjir Belum Teratasi, Ado Mas'ud: Ini Persoalan Serius
Wakil Bupati Mamuju Ado Mas’ud

Wakil Bupati Mamuju, Ado Mas’ud mengatakan, telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Mamuju, melakukan identifikasi titik-titik banjir.

“Kami juga perintahkan untuk membuat master plan untuk penanggulangan banjir dalam kota. Ini persoalan serius, sudah bertahun-tahun. Hujan sedikit saja mengakibatkan banjir,” kata Ado, Kamis 19 Agustus.

Meski demikian, Ado tetap melihat kondisi anggaran daerah, terutama pada APBD Perubahan. Sisi lain, pemerintah juga fokus pada penanganan Covid-19.

“Untuk jangka pendeknya, saat ini DPUPR sudah bergerak mengidentifikasi di mana titik-titik yang bisa dikerjakan tanpa menunggu anggaran,” sebut Ado.

Dua hari terakhir ini, hujan deras terus mengguyur Mamuju. Puluhan rumah terendam banjir setinggi lutut orang dewasa. Terutama di kawasan langganan banjir seperti di BTN Ampi, Kompleks Pemda Mamuju, sekitar Jl Monginsidi dan sebagainya.

Titik banjir juga terpantau di Jalan Pababari, Kelurahan Karema dan sekitaran kompleks Pemda Jalan Pengayoman, Kelurahan Rimuku serta beberapa titik lain.

“Saya mau ada tim khusus. Tim itu yang nantinya mencari persoalan banjirnya di mana. Apakah karena kanalnya mau dinormalisasi, dikerok atau dibuat lebih tinggi kanalnya,” tandas Ado. (ajs)

Komentar

News Feed