oleh

Marsel Long Trip 100 KM Menyambut Hari Jadi Sulbar

MAJENE–Puluhan goweser Marsel (Manakarra Sepeda Lipat), Mamuju, menuntaskan 100 Km dengan waktu tempuh hingga tujuh jam. Star dari Kampung Banua, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, dan finis di Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, sekitar pukul 17.45 Wita, Sabtu 19 September 2020.

Marsel Long Trip yang digelar komunitas sepeda terbesar di Sulbar ini, sebagai bentuk suppor kepada Pemerintah Provinsi Sulbar dalam memperingati hari jadi ke 16 Tahun Provinsi, Selasa 22 September 2020.

Ketua Marsel Erwin Arizona mengatakan, perjalanan panjang yang dimulai dari Kabupaten Majene menuju Polewali Mandar, sebagai bentuk partisipasi dalam menyemarakkan hari jadi Pemprov Sulawesi Barat. “Alhamdulillah target ini sudah kami capai,” jelas Erwin, usai finis di Polewali Mandar, Sabtu sore.

Tak hanya long trip, komunitas sepeda lipat ini juga melaksanakan bakti sosial di Pantai Bahari Polewali, Minggu 20 September, pagi, bersama komunitas sepeda lipat di Polewali Mandar, Slowly (Sepeda Lipat Owner). Para goweser ini membagikan masker secara cuma-cuma kepada warga yang tak menggunakan masker.

“Dimasa pandemi ini kami juga mensosialisasikan protokol kesehatan. Dengan harapan masyarakat sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan mematuhi anjuran pemerintah,” jelasnya.

Sedikitnya 2.000 lembar masker dibagikan kepada pengunjung di pantai Bahari Polewali mandar. Pembagian masker ini diprioritaskan bagi pejalan kaki dan pengendara yang ditemukan tidak menggunakan alat pelindung diri tersebut. “Kami berharap setelah melewati masa pandemi, komunitas Marsel semakin kuat dan berkembang,” harapnya.

Marsel Long Trip 100 KM Menyambut Hari Jadi Sulbar
SALAH Seorang pembina Marsel (Manakarra Sepeda Lipat) Mamuju, Munir Muis, (baju merah) didampingi seorang anggota Marsel, Taufik, pensiunan PNS. –dok.marsel–

Dewan Pembina Marsel, Munir Muis menambahkan, long trip yang dipadukan baksos di Polewali Mandar, merupakan program kerja yang sudah terencana sejak awal. Kegiatan ini mendapat dukungan seluruh anggota demi meminimalisir penyebaran Covid-19 di Provinsi ke 33 ini. “Long Trip rute Majene-Polman sengaja kami pilih sebab memang belum pernah kami lalui. Ini sekaligus mempererat tali silaturrahmi sesama pecinta sepeda lipat di daerah,” terangnya.

Kepala Bidang HAM Kementerian Hukum dan HAM Kanwil Sulbar itu juga meyakini, perjalanan panjang tersebut merupakan kali pertama di Sulbar. “Bisa dipastikan komunitas sepeda yang turut menyemarakkan HUT Sulbar dengan menempuh rute sejauh ini, adalah yang pertama,” tutupnya optimis.

Di kota Majene peseta Marsel Long Trip 100 KM disambut penuh antusias komunitas sepeda lipat yang ada di Kota Majene, yaitu Cofid (Community of Folding Bike). Penyambutan dilakukan di perbatasan kota Majene, sekaligus dijamu untuk rehat sejenak.

Usai rehat, star sekitar pukul 14,00 Wita Cofid Majene,bersama ketuanya Waldiansah melakukan pengawalan hingga batas kota Majene. Di Polewali Mandar, peserta Marsel Long Trip 100 KM, di sambut di Wonomulyo dengan jamuan es kelapa serta makanan ringan khas Mandar.

Dari Wonomulyo komunitas sepeda liba terbesar di Kota Polewali Slowly (Sepeda Lipat Owner), bersama ketuanya, Syahril, dan rombongannya gowes bareng hingga memasuki batas finis di Matakali. (kdr/mus)

Komentar

News Feed