oleh

Mamasa Waspada Cuaca Ekstrem

MAMASA – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamasa, Labora Tandipuang minta masyarakat waspada cuaca ekstrem. Diperkirakan hingga bulan April mendatang, di wilayah Kabupaten Mamasa, berpotensi dilanda cuaca buruk dampak dari La Lina.

Dimana La Nina adalah fenomena suhu permukaan laut yang menurun sepanjang timur dan tengah Samudera Pasifik di garis khatulistiwa. Penurunan suhu tersebut sebanyak 3°C hingga 5° C dari suhu normal.
Kemunculan fenomena La Nina biasanya berlangsung paling tidak selama lima bulan. Khusus Kabupaten Mamasa diminta waspada banjir dan tanah longsor.

Labora Tandipuang mengatakan selama empat bulan ke depan, Mamasa masih berpotensi dilanda cuaca ekstrem akibat La Nina. “Apalagi angin dan hujan akibat La Nina, pergerakannya tidak diketahui, namun dipastikan akan melintasi di wilayah Sulawesi Barat, termasuk Mamasa,” ujar Labora Tandipuang.

Lanjut Labora, meminta agar masyarakat tetap waspada kemungkinan terburuk dari cuaca ekstrem.

“Saya mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di lereng gunung, agar selalu siap siaga bencana longsor,” terang Bora.

Apalagi beberapa hari terakhir ini, Mamasa dilanda hujan lebat. Bagi warga yang tinggal di bantaran sungai agar juga tetap waspada kemungkinan banjir akibat curah hujan yang tinggi.

“Jadi masyarakat waspada, jangan sampai ada pohon tumbang akibat angin kencang,” tambahnya. (r4/mkb)

Komentar

News Feed