oleh

Mamasa akan Gunakan Transaksi Elektronik

MAMASA – Dorong transportasi digital di daerah dan pertumbuhan ekonomi nasional melalui percepatan dan perluasan Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETP).

Dimana empat kementerian yakni Menko Perekonomian, Mendagri, Menteri Keuangan, Menkominfo bersama Bank Indonesia telah menandatangani Nota Kesepahaman Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETP).

Tujuan kesepakatan tersebut adalah mendorong transformasi digital di daerah dan pertumbuhan ekonomi nasional melalui percepatan dan perluasan ETP pada khususnya dan transaksi pembayaran ritel di masyarakat pada umumnya.

Sekertaris Kabupaten (Sekkab) Mamasa Adriansyah mengatakan saat ini pihaknya telah melakukan petemuan melalui aplikasi zoom sebagai tindak lanjut dari kesepakatan dari empat menteri dan Bank Indonesia.

“Yaitu untuk kerjasama Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETP) di Pemkab Mamasa,” ujar Ardiansyah.

Lanjutnya, sesuai perintah presiden untuk mempercepat ETP. Dimana setiap proses pencarian di Pemkab baik uang masuk dan keluar, menggunakan ETP yang bukan uang tunai lagi atau biasa dikenal transaksi non tunai.

Adriansyah mengaku saat ini di Pemkab Mamasa sudah sebagian melakukan transaksi non tunai.
“Seperti gaji, pembayaran pihak ketiga, pembayaran TPP semua melalui rekening,” jelasnya.

Adriansyah menyebutkan Mamasa saat ini yang belum menggunakan transaksi elektronik yakni SP2D, dan ATK termasuk pendapatan.

“Ini yang akan kita pilah lagi, karena kalau pendapatan baru sebagian yang gunakan transaksi elektronik jadi kita tidak gunakan kas lagi atau uang tunai,” ujarnya.

Pemkab kedepan akan mengupayakan menggunakan transaksi elektronik semua pembayaraan kegiatan. “Tapi tentunya akan dilakukan secara bertahap,” tambahnya. (r4/mkb)

Komentar

News Feed