oleh

Majene Canangkan Kampung KB untuk Atasi Stunting

MAMUJU–Pemerintah Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat kembali mencanangkan Kampung KB di Kecamatan Sendana, dengan lokus Desa Pundau.

Bupati Majene, Fahmi Massiara di Mamuju, Selasa, mengatakan, melalui Kampung KB diharapkan kedepannya akan banyak bermunculan kampung-kampung KB di daerah itu untuk memberikan kemudahan akses informasi dan pelayanan program 9KKBPK). “Kita harap akan banyak bermunculan kampung-kampung KB di Majene,” ujar Fahmi Massiara.

Pencanangan Kampung KB di Kabupaten Majene telah di mulai sejak 2018. Jumlah Kampung KB yang dicanangkan pada 2018 sebanyak 25 Kampung KB.

Sementara untuk 2019, direncanakan ada enam kampung Kampung KB yang kesemuanya masuk dalam kategori desa stunting. Desa Pundau merupakan salah satu desa yang mempunyai berbagai macam permasalahan, salah satunya stunting.

Sehingga, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Majene sepakat menghadirkan Kampung KB di desa tersebut. Bahkan, di desa itu telah dibentuk dan melahirkan suatu program kegiatan melalui pertemuan pokja Kampung KB.

Pokja Kampung KB akan bekerja di dalamnya dalam rangka menurunkan permasalahan angka stunting dan pencegahannya serta permasalahan lain.

Bupati mengatakan, Kampung KB didesain sebagai upaya untuk pemberdayaan masyarakat terhadap pengelolaan program KB. “Pemerintah hanya menstimulasi dan melakukan pendampingan. Untuk itu partispasi berbagai intansi dalam kampung KB sangat dibutuhkan,” harapnya.

“Sehingga pelayanan paripurna dapat dirasakan langsung oleh masyarakat menuju kesejahteraan rakyat. Kampung KB juga berupaya memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh pelayanan total program KB sebagai upaya mewujudkan keluarga sejahtera,” jelas Fahmi Massiara.

Ia menambahkan, Kampung KB memberikan akses pelayanan kepada keluarga masyarakat dalam hal informasi kependudukan layanan KB dan pembinaan. “Selain itu fasilitasi kepada kelompok kegiatan seperti BKB, BKR, BKL, dan UPPKS serta pusat informasi dan konseling remaja PIK R/M,” tambah Fahmi Massiara. (ant)

Komentar

News Feed