oleh

Libur Harus Sesuai Aturan Nasional, Gunakan Randis Tak Masalah

PASANGKAYU–Pemkab Pasangkayu, Sulawesi Barat, mengeluarkan kebijakan berkaitan libur hari raya Idul Fitri 1440 H, dan cuti nasional. Wakil Bupati Pasangkayu, Muhammad Saal berharap, setiap ASN (Aparatur Sipil Negara) di lingkungan Pemkab Pasangkayu, yang melakukan mudik lebaran dan cuti bersama harus sesuai aturan yang telah ditentukan secara nasional.

”Jika waktu libur bersama dimulai tangggal 30 Mei, bulan ini. Ya, kalau masuk kerja nanti harus tepat waktu sesuai aturan yang telah ditentukan. Jangan dipercepat liburnya, dan diperlambat masuk. Harapan, kita ASN harus taat azaslah,” jelas Saal, saat ditemui Kamis 30 Mei.

Bagi ASN, jika menambah waktu libur setelah lebaran nanti, jelas akan mendapatkan sanksi. Tapi sanksi apa yang akan diberikan. Dilihat nanti. Belum bisa dikemukakan sekarang.

Sedang, penggunaan kendaraan Randis (Kendaraan Dinas) bagi abdi negara di lingkup Pemkab Pasangkayu untuk libur lebaran, tak ada masalah jika ingin digunakan.

”Nanti kita atur, jika ingin menggunakan kendaraan dinas untuk berlibur. Saya pikir, negara tidak salah memberikannya tapi harus ada blas kasih lah. Masa kendaraan cuman mau dipakai berkantor pas ada urusan pribadi kendaraan tersebut disimpan baru pergi sewa rental. Kira-kira bagaimana itu? Negara kita inikan menganut dasar Pancasila ya harus berkeadilanlah,” jelas Saal.

Saal menambahkan, kalau memang tidak boleh digunakan Randis tersebut untuk libur lebaran nanti, paling tidak harus ada ketentuan atau aturan. Bahwa pejabat siapa apa saja yang boleh menggunakan Randis saat hari libur. (apr)

Komentar

News Feed