oleh

Lecut Penyelesaian RS Covid-19 Sulbar

MAMUJU — Pembangunan Rumah Sakit (RS) Covid-19 Sulbar, ditarget selesai Juli 2021.

“Dua bulan ke depan, ini (RS Covid,red) harus selesai. Kita berharap semuanya bisa rampung,” tegas Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulbar Muhammad Idris, Rabu 19 Mei.

Untuk saat ini, Sulbar masih mengandalkan RS Covid-19 lapangan. RS tersebut didirikan atas dukungan Satgas Penanganan Covid-19 Pusat, berdasarkan kondisi kebencanaan Sulbar, yakni gempa bumi Jumat 15 Januari.

“Untuk sementara, kita masih gunakan RS Covid-19 lapangan. Setelah RS Covid 19 Sulbar ini selesai, baru dilakukan pengalihan fungsi. Kita harap pembangunan ini (RS Covid,red) lebih cepat dari yang kita harapkan,” tuturnya.

Terpisah, Direktur RUSD Sulbar dr. Indahwati Nursaymsi mengapresiasi pemerintah pusat atas dukungan pembangunan RS Covid-19 di Sulbar.

Dengan adanya RS tersebut, maka pelayanan pasien Covid-19 semakin baik dan maksimal. “Tidak seperti sekarang di tenda darurat. Kasihan. Saat hujan tergenang air,” tuturnya.

Diketahui, pembangunnan RS Covid-19 Sulbar tidak lagi berangkat dari nol. Lahan yang digunakan adalah bekas RS Regional Sulbar. Gedungnya pun bekas Gedung RS Regional Sulbar lama, sehingga pembangunan RS Covid sisa melakukan rekonstruksi dan rehabilitasi gedung tersebut.

Dibeberkan pula proyek tersebut merupakan RS Covid keenam di Indonesia dengan kapasitas minimal 120 tempat tidur. (imr/dir)

Komentar

News Feed