oleh

Layanan Eazy Passport, Imigrasi Mamuju Jangkau Mateng

TOPOYO – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Mamuju menggelar sosialisasi pelayanan Eazy Passport, di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng).

Pelayanan Eazy Passport merupakan program ungggulan inovasi Kantor Imigrasi, untuk mempermudah dan meringankan pelayanan passport bagi masyarakat. Dengan sistem mendatangi lokasi masyarakat di wilayah yang jauh, sehingga bisa dengan mudah membuat passport.

“Kami jemput bola untuk mempermudah pengurusan passport,” ungkap Zakaria di aula Benteng Seafood, Kamis 18 Maret 2021.

Pengurusan passport, tidak lagi harus mendatangi Kantor Imigrasi Mamuju. Namun bisa menghubungi pihak Imigrasi untuk mendatangi pemohon, dengan minimal berjumlah 10 orang. Atau melalui instansi, seperti perkantoran, instansi pendidikan, organisasi dan kompleks perumahan.

Setelah pengajuan pelayanan passport masuk, tim Imigrasi akan mengunjungi intansi pemohon menggunakan mobil unit layanan passport keliling.
Syaratnya, menyiapkan KTP, KK dan akta lahir. Bisa juga buku nikah atau ijazah.

Program itu, sudah berjalan dua tahun sejak dirumuskan pada tahun 2020 lalu. Ia menekankan progran itu juga sebagai antisipasi dari praktek-praktek pungutan liar (pungli) yang semakin merajalelah di tengah pelayanan publik.
Zakaria berharap program tersebut bermanfaat dan meringankan beban masyarakat. Juga sebagai antisipasi penyebaran Covid-19, dengan meminimalisir terjadinya kerumunan.

Di tempat yang sama Asisten Bidang Administrasi Pemkab Mateng, Colleng Sulaiman, mengaku dengan adanya program Imigrasi itu sangat mempermudah urusan masyarat Mateng, dalam memenuhi kebutuhan kepemilikan paspor.

“Kami siap mendukung dan memfasilitasi program tersebut,” ungkap Colleng.
Ia berharap seluruh perwakilan dalam sosialisasi itu, mampu menjelaskan kembali kepada masyarakat di lingkupnya masing-masing, agar informasi itu semakin menyebar di masyarakat. Dalam kegiatan itu hadir perwakilan Pemkab Mateng, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dan camat. (arn/dir)

Komentar

News Feed