oleh

Langgar Surat Edaran Bupati, Satgas COVID-19 Bubarkan Pesta Pernikahan

MAMASA–Pesta pernikahan di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, terpaksa dibubarkan petugas kepolisian dan TNI setempat. Pembubaran pesta pernikahan di Kecamatan Mambi, Mamasa, lantaran melanggar Surat Edaran Bupati Mamasa, tentang Penanganan COVID-19.

Kapolsek Mambi Ipda Drones Ma’dika menjelaskan pihaknya tidak melarang adanya pernikahan. Tetapi cukup dengan melaksanakan akad nikah di rumah ibadah atau kantor urusan agama (KUA), dihadiri kurang dari 10 orang. “Tidak boleh ada acara resepsi yang bisa menimbulkan kerumunan,” tegas Drones Ma’dika.

Alasan Drones membubarkan pesta pernikahan, bahwa selama masa pandemi ini tidak diperbolehkan menggelar pesta pernikahan. Sedang, acara pernikahan harus dilaksanakan di KUA (Kantor Urusan Agama) atau di rumah ibadah.

”Tetapi karena ini dilaksanakan di rumah dan mengadakan resepsi pernikahan serta dihadiri banyak orang, maka atas perintah Ketua Satgas COVID-19, maka kami bersama Danrmil terpaksa membubarkan pesta itu,” tutur Drones.

Menurut Drones, sesuai hasil koordinasi Bapak Bupati Ramlan Badawi tidak memberikan izin pesta pernikahan tersebut dilaksanakan. “Bupati tidak pernah mengeluarkan izin untuk pesta pernikahan di masa pandemi COVID-19. Apa lagi ada delapan kasus baru COVID-19 di Mambi,” terang Drones.

Dornes kembali menegaskan Surat Edaran Bupati Mamasa yang menyebutkan acara nikah, syukuran, rapat, sosialisasi dan pertemuan apapun tidak diperbolehkan dilaksanakan atau ditunda dulu. ”Ini yang jadi dasar kami melakukan pembubaran dan pelarangan kegiatan di masyarakat,” tegasnya.

Sosialisasi aturan ini sudah dilakukan, bahkan surat edaran ini ditempel di mana-mana. dimanapun kami tempel hingga masyarakat mudah melihatnya. Jadi sudah disosialisasikan kemana-mana. ***

Komentar

News Feed