oleh

Kurir Ganja Diringkus di Terminal Simbuang

MAMUJU – Seorang kurir ganja, Zulfikar alias Fikri (22), ditangkap di Terminal Tipe A Simbuang Mamuju, sekira pukul 05.30 Wita, Senin 20 Januari.

Dari tangan tersangka polisi menyita dua paket ganja seberat 1,5 kilogram (kg). Tersangka diketahui merupakan warga Jl Kumala Keluraha Jongaya Kecamatan Tamalate Makassar.

Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Minarto, mengaku sebelum telah mendapat informasi dari warga jika ada salah satu penumpang bus Bintang Prima dari Makassar tujuan Mamuju, yang diduga membawa paket ganja.

Dari informasi itu, Satresnarkoba melakukan pengintaian di Terminal Tipe A Simbuang. Salah satu anggota polisi menyamar jadi tukang ojek.

“Karena kami sudah tahu ciri-cirinya, tersangka ditawari untuk naik ojek. Memang, setelah diperhatikan, gerak gerik tersangka mencurigakan dan saat itu langsung ditangkap. Saat diperiksa ditemukanlah paket tersebut,” kata Kombes Pol Minarto, di Mapolresta Mamuju, Jumat (31/1).

Kasatresnarkoba Polresta Mamuju, Iptu Usman mengatakan, tersangka mengaku hanya bekerja sebagai kurir. Barang haram tersebut didapatkan dari Akhsan alias Mocis (22), yang juga warga Jl Kumala Keluraha Jongaya Kecamatan Tamalate, Makassar.

Akhsan, menugaskan Zulfikar membawa ganja ke Mamuju dengan memberikan uang jalan sekira Rp 400 ribu. Tersangka juga mengaku jika ia baru pertama kali ke Mamuju. Rencananya paket tersebut bakal diberikan kepada salah satu pemesan di Mamuju. Pemesan dan Akhsan masih dalam proses pencarian. Keduanya sudah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Ini kasus transaksi ganja terbesar yang pernah ditangani Mapolresta Mamuju. Barang bukti yang kami amankan dua paket itu, satu paketnya berisi ganja 500 gram dan satu paketnya lagi berisi ganja seberat satu kilogram,” ungkap Iptu Usman.

Dengan demikian tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) pasal 111 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya lima tahun hingga 20 tahun penjara.

Pemakai Sabu

Di awal tahun 2020 ini, Satresnarkoba Polresta Mamuju juga menangkap lima orang pemakai sabu.
Masing-masing Naswandi alias Naswan (19), Abdul Rahim alias Rahim (18), Muhammad Ruslan alias Ruslan (30), Darwis (22) dan Irpan (23).

Kelimanya merupakan warga Kecamatan Sampaga dan Papalang. Mereka ditangkap di salah satu rumah di Jl Usman Jafar Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju, pada Minggu 5 Januari sekira pukul 14.00
wita.

Dari hasil interogasi, lima orang tersangka tersebut mengaku jika sabu yang digunakan didapat dari Edi, warga Desa Paniki Kecamatan Papalang yang saat ini masih dalam proses pencarian.

“Mereka ini (lima tersangka, red) patungan-patungan untuk membeli sabu di Edi. Kami amankan satu paket diduga sabu dari mereka dan satu unit HP (Handphone) merek Nokia,” jelas Iptu Usman.

Mereka dikenakan pasal 114 ayat (2) pasal 111 ayat (2) atau pasal 127 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya empat tahun hingga 20 tahun penjara. (m2/jsm)

Komentar

News Feed