oleh

Kumham Sulbar Lantik Majelis Pengawas Notaris Daerah

MAMUJU – Kepala Kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KumHAM) Sulbar Muh. Anwar N resmi melantik Majelis Pengawas Daerah Notaris periode 2020-2023 di Grand Maleo Hotel Mamuju, Rabu 26 Agustus 2020.

Anwar mengatakan, berdasarkan UU Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 Tentang Jabatan Notaris, Majelis Pengawas Notaris adalah suatu badan yang mempunyai kewenangan dan kewajiban untuk melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap Notaris.

Selanjutnya, Pasal 67 ayat (2) dijelaskan bahwa Majelis Pengawas Notaris melakukan pengawasan terhadap notaris meliputi perilaku notaris dan pelaksanaan jabatan oleh notaris. Hal ini berarti, Majelis Pengawas Notaris berwenang melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan ketentuan perundang-undangan yang dilakukan oleh Notaris serta etika atau perilaku Notaris.

“Yang perlu digaris bawahi adalah Majelis Pengawas melakukan tugas pengawasan untuk dan atas nama Menteri Hukum dan HAM. Olehnya, saudara-saudara dituntut untuk dapat memastikan bahwa perilaku, etik dan akta-akta yang dibuat para notaris tersebut telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Dalam
hal itu, kami minta untuk tegas dan cepat tetapi hati-hati, menindak notaris yang terbukti melakukan pelanggaran,” ujarnya.

Namun, lanjut Anwar, kami berharap tetap mengedepankan pembinaan. Pembinaan dilakukan bersama-sama Ikatan Notaris Indonesia (INI) dengan mendorong para notaris untuk terus menerus melakukan upgrading melalui berbagai pendidikan dan pelatihan agar para notaris dalam melaksanakan profesinya benar-benar profesional dan
bermartabat.

“Hal ini juga berlaku bagi saudara-saudara Majelis Pengawas, yang juga dituntut untuk melakukan upgrading ilmu khususnya peraturan perundang-undangan terkait jabatan notaris serta tindak pidana yang erat kaitannya dengan kenotariatan, sehingga tugas pengawasan dan pembinaan terhadap notaris dapat dilaksanakan dengan baik dan up to date,” ujarnya.

Anwar menambahkan, untuk pembinaan terhadap notaris, KumHAM Sulbar melalui Divisi Pelayanan Hukum dan HAM setiap tahun melakukan Sosialisasi Layanan Administrasi Hukum Umum (AHU). Ini dilakukan untuk mempublikasikan layanan AHU kepada masyarakat dan para stakeholder, juga sebagai sarana bagi notaris untuk mengetahui masalah-masalah terbaru yang sering terjadi di masyarakat dalam hubungannya dengan tugas-tugasnya sebagai notaris.

“Kami mengingatkan kepada para notaris untuk selalu menghadiri undangan kegiatan-kegiatan sosialisasi layanan AHU yang dilaksanakan oleh KumHAM, karena ini merupakan bagian dari pembinaan terhadap Notaris,” tambahnya.

Anwar berharap, majelis pengawas notaris yang baru saja dilantik, untuk meminimalisir penyelewengan-penyelewengan terhadap Jabatan Notaris, maka perlu memperketat pengawasan terhadap notaris baik melalui penguatan kelembagaan maupun pengenaan sanksi yang memberikan efek jera kepada Notaris.

“Selamat bertugas dan semoga amanah. Saya berharap kalian diberikan kemudahan dalam melaksanakan tugas pengawasan serta pembinaan terhadap notaris. Percayalah, kemampuan dan pengetahuan serta kerjasama vertikal, akan membuat pengawasan dan pembinaan terhadap notaris dapat dilaksanakan dengan baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan dunia usaha,” tutupnya.

Adapun Pengawas Daerah Notaris yang dilantik adalah, Abdullah, Juani, Andi Fahrizal, Septian Sani, Novelisa Zainuddin, Arlan, DR. Rahmat Idrus, Suryansyah dan Muh. Al-Habsy. Abdullah ditetapkan sebagai Ketua dan Arlan sebagai Wakil Ketua. (ian)

Komentar

News Feed