oleh

KSM Mamuju Dorong Perbaikan Data Penerima Bantuan Pascagempa

MAMUJU – Koalisi Masyarakat Sipil (KMS) Mamuju, mendesak Pemkab Mamuju melakukan perbaikan data penerima Dana Tunggu Hunian (DTH) dan dana stimulan rumah rusak.

KMS menganggap perbaikan data semestinya dilakukan karena data yang tersebar saat ini tidak begitu valid. Ada yang terdata rumah rusak berat tapi kenyataan di lapangan hanya rusak ringan. Ada juga penyintas tidak terdata tapi rumahnya rusak.

Ketua Netfid Sulbar Imat Totori mengatakan, data calon penerima bantuan yang tersebar di media whatsapp merupakan usaha koaisi yang menyurat langsung ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamuju.

“Adapun data ini perlu diketahui oleh koalisi terkhusus masyarakat Mamuju agar selanjutnya dapat divalidasi. Apakah sesuai dalam kriteria rusak ringan, sedang atau berat,” kata Imat, Jumat 28 Mei 2021.

Imat mengaku, hasil investigasi KMS menemukan masih banyak rumah rusak akibat gempa tidak terdata. Belum lagi, rumah yang seharusnya masuk kategori rusak berat namun tercatat rusak sedang.

“Bisa dikatakan data tersebut kacau. Data yang kini dimiliki Pemkab Mamuju harus dilakukan validasi, sebelum dana dikucurkan,” ujar Imat.

Komentar

News Feed