oleh

KPU Mateng Butuh 1.918 Petugas KPPS

TOPOYO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mamuju Tengah (Mateng), melakukan perekrutan Kelompok Penyelenggaran Pemungutan Suara (KPPS).

Untuk Pilkada Serentak tahun 2020 ini, dibutuhkan sebanyak 1.918 orang petugas KPPS. Mereka akan melaksanakan pemungutan suara pada 274 Tempat Pemungutan Suara (TPS) se-Bumi Lalla’ Tassisara’.

Komisioner KPU Mateng, Suryadi Rahmat mengatakan, pengumuman perekrutan KPPS dibuka sejak 1 Oktober hingga hari ini. Lalu, dilanjutkan dengan tahap penerimaan berkas pendaftaran dan penelitian dokumen calon anggota KPPS pada 7 Oktober sampai 13 Oktober.

“Tahapan pengumuman berjalan selama satu pekan ini,” ungkap Suryadi saat ditemui, Senin 5 Oktober.

Adapun syarat khusus pada perekrutan KPPS kali ini, yaitu minimal berumur 20 tahun dan maksimal 50 tahun. Dibandingkan perekrutan KPPS pada legislatif tahun sebelumnya yaitu minimal umur 17 tahun.

“Berhubung saat ini Pilkada di tengah pandemi, jadi harus menerapkan protokol kesehatan, sehingga usia pun menjadi pertimbangan penting. Dalam perekrutan ini, kita juga menyiapkan cadangan 548 orang. Itu akan mengganti mereka yang berhalangan,” jelasnya.

Imun atau daya tahan tubuh para KPPS harus dijamin terjaga. Sehingga, setelah tahapan perekrutan ini akan melakukan rapid tes sebagai syarat penting sebagai petugas KPPS. Jika nanti hasil rapid didapati ada reaktif, maka akan segera diganti.

Perekrutan KPPS dibantu oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) masing-masing desa. Dengan memasang spanduk sebagai media informasi bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan diri sebagai anggota KPPS.

Untuk dokumen pendaftar KPPS, cukup mempersiapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), ijazah terakhir yang sudah dilegalisir. Disertai dengan surat keterangan sehat dari Puskesmas atau rumah sakit, sebagai bukti kesiapan anggota KPPS dalam memenuhi persyaratan yang tertuang dalam Peraturan KPU RI. (m6/dir)

Komentar

News Feed