oleh

KPID Sulbar Dorong Migrasi ke Digitalisasi Penyiaran

KPID Sulbar Dorong Migrasi ke Digitalisasi Penyiaran
Komisioner KPID Sulbar saat berkunjung ke TVRI Stasiun Sulbar. — IST —

MAMUJU – Keputusan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk menghentikan siaran televisi analog (analog switch off/ASO) menuju migrasi siaran TV digital paling lambat 17 Agustus 2021, ditindaklanjuti Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulbar.

Lembaga ini terus melakukan monitoring dan mengajak pelaku usaha lembaga penyiaran untuk terus mempersiapkan diri menyukseskan program tersebut.

Seperti yang dilakukan Wakil Ketua KPID Sulbar Budiman Imran didampingi Koordinator Bidang Kelembagaan Sri Ayuningsih saat bertandang di Kantor TVRI Stasiun Sulawesi Barat Kamis 3 Juni 2021.

Peralihan ini, sebut Budiman, merupakan tugas KPI Pusat yang dijewantahkan oleh KPID untuk menyampaikan kepada lembaga penyiaran. “Kami KPID akan terus memantau sejauh mana persiapan dan kesiapan bermigrasi kedigitalisasi penyiaran pada tahun 2022 secara nasional,” ungkap Dosen Komunikasi Unasman Polman ini.

Di kesempatan yang sama, Koordinator Bidang Kelembagaan KPID Sulbar Sri Ayuningsih mengharapkan, dengan peralihan siaran analog ke digital nantinya semakin memberikan dampak yang lebih besar terhadap masyarakat.

“Peralihan siaran ini akan memberikan akses yang lebih luas dan tentunya siaran yang ditayangkan semakin mengedukasi masyarakat, menghadirkan siaran sehat untuk rakyat dapat tercapai,” ujarnya

Kunjungan KPID ke TVRI Stasiun Sulbar mendapat sambutan hangat dari Pieter Julius Gaspersz. Kepala TVRI Sulbar. Menurutnya, kehadiran regulator penyiaran ke lembaga penyiaran merupakan bentuk sinergitas yang nyata.

Pieter mengungkapkan, TVRI Sulbar telah mempersiapkan diri ke Analog Switch Off (ASO), dirinya berharap kedepan TVRI dapat menjadi contoh dalam menampilkan tayangan yang beretika, mengedukasi dan memberi kebaikan kepada masyarakat.

“TVRI Sulbar kedepan melalui bagian produksi konten broadcast menjadi wadah menampilkan kreatifitas dengan kerjasama semua pihak tentunya akan semakin memperkuat penyiaran kita Mamuju dan di Sulbar pada umumnya,” jelasnya. (*/ham)

Komentar

News Feed