oleh

Kopeang Memanggil

MAMUJU — Sekprov Sulbar dan Dandim Mamuju salurkan logistik ke Kopeang.

Sebelum gempa pun, Jalan ke Desa Kopeang sudah sangat memilukan.  Sulit. Tak bisa dijangkau. Kopeang termasuk daerah yang terisolir. Terpencil di wilayah pegunungan. Sekitar 35 km dari ibu kota kecamatan, jalan Kopeang  sungguh ekstrem dan berbahaya.

Kopeang Memanggil

Kondisi jalan  ini sangat mempengaruhi penanganan pasca gempa 6,2 magnitudo. Puluhan titik longsor berada di sepanjang jalan Kopeang. Terakhir Kementerian ESDM telah melakukan pembersihan di beberapa titik longsor. Lagi-lagi, semua tak bisa diselesaikan dalam waktu yang singkat. Selepas Kementerian ESDM  menyelesaikan tugasnya maka kini sebuah  pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kabupaten Mamuju untuk mencari jalan alternative menuju Kopeang.

Sejak masa tanggap darurat,  logistik ke Kopeang disalurkan melalui helicopter. Sama halnya dengan hari ini (1/3) Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat yang juga adalah Komandan Pos  Komando Transisi, Dr. Muhammad Idris, bersama wakil Komandan Pos Komando, yang tak lain adalah Dandim 1418 Mamuju Kolonel Inf Tri Aji Sartono, melakukan pendistribusian logistik bagi warga di Desa Kopeang.

Kopeang salah satu desa di kabupaten Mamuju, selepas bencana gempa pada 15 Januari 2021, seolah memanggil untuk diprioritaskan dalam pembangunan agar tak ada lagi warga Kopeang yang kesulitan dalam akses pendidikan, kesehatan dan ekonomi di masa mendatang. (DC6)

Komentar

News Feed