oleh

KH Syibli Kembali Pimpin DPW PKB Sulbar

MAMUJU — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulbar periode 2021-2026, dilantik. Pelantikan diselenggarakan di Hotel Maleo Town Square (Matos) Mamuju, Sabtu malam, 9 Januari 2021.

Dalam kepengurusan DPW PKB Sulbar periode 2021-2026, KH Muhammad Syibli Sahabuddin kembali dipercaya menjadi Ketua DPW PKB Sulbar. Kemudian Sekretaris DPW PKB Sulbar diserahi kepada Ahmad Al Yakin. Dipilihnya Syibli merupakan hasil evaluasi monitoring kerja dalam muktamar PKB di Bali, beberapa bulan lalu.

Ketua DPW PKB Sulbar KH Syibli Sahabuddin mengatakan, harus ada sinergitas dalam membangun partai politik.

“Kalau kemarin dalam pidato ketum di akhir tahun, saatnya Indonesia bangkit bersama PKB. Konteks di Sulbar, saatnya Sulbar bangkit bersama PKB,” kata Syibli, saat dikonfirmasi.

Syibli mengaku, meskipun prestasi PKB Sulbar belum maksimal, namun hal itu menjadi motivasi agar PKB semakin besar. “PKB sudah siap menjadi partai modern. Terbuka untuk siapa saja demi kemanusiaan,” ungkapnya.

Syibli menegaskan, PKB Sulbar saatnya harus bangkit. Artinya, bukan lagi hanya menjadi pengusung dan pendukung melainkan ikut bertarung dalam momentum pesta demokrasi. “Termasuk Pilgub, termasuk Pilkada dan Pileg. Kader-kader terbaik PKB Sulbar siap bertarung,” sebutnya.

Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar optimis partainya mampu menembus posisi tiga besar pada Pemilu 2024. Keyakinan itu disampaikan saat membuka Muswil DPW PKB di seluruh Indonesia secara virtual.

“Komitmen dan kerja keras seluruh kader PKB menjadi pelecut semangat meraih masa depan PKB yang lebih baik. Terima kasih atas kerja keras, ketulusan dan keikhlasan yang telah sahabat-sahabat buat untuk PKB. Menangkan PKB, Insyaallah 2024 minimal menjadi tiga besar Pemilu,” ujarnya.

Ketua Panitia Muswil PKB Sulbar Muhammad Abid mengatakan, Muswil tahun ini berbeda dari periode sebelumnya. Muswil dilaksanakan berdasarkan evaluasi monitoring kerja yang berlangsung satu bulan lalu.

Menurutnya, hasil evaluasi monitoring kerja saat itu menyatakan jika kepengurusan saat ini cukup berhasil, sehingga lahir rekomendasi untuk melanjutkan kepengurusan.

“Jadi boleh dikata, muswil hari ini tidak ada proses pemilihan. Tetapi proses pengukuhan atau pelantikan kepengurusan periode berikutnya. Ketua sekarang aklamasi,” kata Abid.

Untuk diketahui, muswil tersebut diselenggarakan secara virtual dan tatap muka terbatas sesuai protokol kesehatan Covid-19. Peserta Muswil juga diberikan masker dan posisi kursi diatur berjarak. (ade/ham)

Komentar

News Feed