oleh

Ketua KPK Temui Menkeu dan Menko Polhukam

JAKARTA–Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri, sudah menemui Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, Selasa 7 Januari.

Menurut Firli, dia menyambangi Sri Mulyani untuk membicarakan masalah transisi di lembaga antirasuah itu pascaberlakunya UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK.

”Kami bicara tentang masa transisi dua tahun, tetapi dijawab Menkeu ‘Pak Firli tidak perlu khawatir karena hak keuangan yang berjalan tetap berlaku sampai ada putusan.’ Jadi oke lah, tidak ada masalah,” jelas Firli di Istana Kepresidenan Jakarta.

Selain itu, Firli juga menghadap Menko Polhukam Mahfud MD, membicarakan agenda pemberantasan korupsi ke depan. Baik itu melalui penindakan maupun pencegahannya.

”Kebetulan KPK diberi mandat sebagai sekretariat Stranas Pencegahan Korupsi. Ada tiga hal fokusnya, ada 11 kegiatan yang sudah kami sampaikan,” jelas mantan Kapolda Sumatera Selatan itu, tanpa memerinci kegiatan dimaksud.

Ke depan, katanya, KPK juga harus bersinergi dengan Kejaksaan dan Polri yang sama-sama berada di bawah koordinasi Kemenko Polhukam yang juga sudah punya sekretariat Saber Pungli.

Firli memandang bila semua itu dijalankan secara optimal, maka akan berpengaruh besar terhadap pemberantasan korupsi. ”Kalau itu kita memberdayakan dari pemberantasannya dan pencegahannya, itu akan berpengaruh terhadap pemberantasan korupsi itu sendiri,” tambahnya. (fat/jpnn)

Komentar

News Feed