oleh

Kementerian Ketenagakerjaan Bakal Kawal Sulbar

MAMUJU–Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat meminta pemerintah pusat memperhatikan pembangunan sektor ketenagakerjaan guna mendukung penguatan sumber daya manusia di daerah itu.

“Untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) maka pemerintah pusat diminta membantu pembangunan sektor ketenagakerjaan di Sulbar,” kata Sekertaris Daerah Pemprov Sulbar Muhammad Idris di Mamuju, Kamis 19 Desember.

Ia mengatakan masalah peningkatan produktivitas dan daya saing, tentu tidak terlepas dari SDM yang unggul dan berkualitas. ”Jangan bicara produktivitas kalau tidak bicara SDM, satu kunci utama dalam peningkatan produktivitas dan daya saing adalah kualitas SDM yang unggul dan berkualitas, sehingga program-program pembangunan yang telah dicanangkan pemerintah pusat, maupun daerah dapat terlaksana dengan baik dan tepat sasaran,” kata dia.

Dia menjelaskan peningkatan produktivitas dan daya saing juga harus didukung dengan perubahan cara berpikir demi memberikan substansi yang lebih baik.

”Apapun yang dilakukan pemerintah, termasuk peningkatan produktivitas dan daya saing akan sulit dilakukan apabila tidak ada perubahan cara berpikir untuk itu, tidak ada produktivitas yang lahir apabila pemerintahan tidak membangun cara berpikir untuk meningkatkan produktivitas,” ujarnya.

Ia mengatakan perubahan cara berpikir untuk meningkatkan produktivitas dapat dilakukan dengan cara pendekatan struktural model, misalnya untuk mendorong usaha kecil dan menengah (UKM) yang harus dilakukan sebelumnya adalah melihat model berbagai UKM yang sudah sukses di Sulbar. ”Tidak perlu banyak model, terus terang kalau langsung mau besar akan sulit , apalagi untuk memiliki daya saing,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia mengatakan, untuk meningkatkan produktivitas bidang ketenagakerjaan, harus diperhatikan dengan alokasi APBN pada Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Staf Ahli Menteri Ketenagakerjaan RI Bidang Kerjasama Internasional, Suhartono, mengungkapkan berdasarkan hasil riset Pricewaterhourse Coopers (PwC) yang merupakan salah satu dari empat penyedia jasa auditor besar di dunia, Indonesia pada 2045 akan menjadi negara dengan perekonomian terbesar keempat di setelah China, India, dan Amerika Serikat.

Namun, kata dia, untuk mencapai hal itu salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah peningkatan kompetensi SDM dan meningkatkan laju pertumbuhan produktivitas tenaga kerja. Suhartono berjanji mengawal pembangunan sektor ketenagakerjaan di Sulbar. (ant)

Komentar

News Feed