oleh

Kemenkumham Sulbar Sosialisasikan Undang-Undang Cipta Kerja di Majene

MAJENE — Kementerian Hukum dan Hak Asazi Manusia (Kemenkumham) Sulbar menggelar acara sosialisasi layanan Administrasi Hukum Umum (AHU) di Hotel Villa Bogor Kabupaten Majene, 26 Agustus 2021.

Pembahasannya tentang “Pelaksanaan Pendaftaran Perseroan Perorangan yang Memenuhi Kriteria untuk Usaha Mikro Kecil guna Menciptakan Kemudahan Berusaha bagi Masyarakat”.

Dalam sambutannya, Kabid Pelayanan Kemenkumham Sulbar Abdullah mengatakan, Pemerintah saat ini telah melakukan berbagai upaya menciptakan dan memperluas lapangan kerja untuk menurunkan jumlah pengangguran, menampung pekerja baru serta mendorong pengembangan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (KUMKM) dengan tujuan meningkatkan perekonomian nasional yang akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Salah satu upaya untuk menciptakan dan memperluas lapangan kerja di Indonesia adalah dengan membentuk Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja,” ujarnya.

Abdullah menambahkan, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja mengatur ketentuan mengenai perseroan yang memenuhi kriteria usaha mikro dan kecil yang dapat didirikan baik oleh 2 orang atau lebih maupun oleh 1 orang. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan peringkat kemudahan berusaha serta daya saing perorangan.

“Perseroan yang dapat didirikan oleh 1 (satu) orang merupakan hal baru bagi dunia usaha di Indonesia, yang kemudian disebut sebagai perseroan perorangan,” ujarnya.

Abdullah menjelaskan beberapa kelebihan perseroan perorangan antara lain adalah, konsep perusahaan dengan tanggung jawab terbatas merupakan bentuk badan hukum yang memberikan perlindungan hukum kepada para pelaku usaha melalui pemisahan kekayaan pribadi dan perusahaan dalam bentuk pernyataan, sekaligus memudahkan para pelaku usaha dalam mengakses pembiayaan dari perbankan.

“Hadirnya perusahaan perorangan, angkatan kerja kita diharapkan dapat mengubah pola pikir dan lebih percaya diri untuk menjadi pelaku usaha dan menciptakan lapangan kerja bagi orang lain,” bebernya.

Abdullah berharap, UMKM yang ada di Sulbar dapat bertransformasi menjadi badan usaha berbadan hukum agar fondasi usaha yang dimiliki akan semakin kuat.

“Saya mengajak kita untuk terus menggali potensi-potensi industri di Sulbar khususnya di Kabupaten Majene ini sehingga pada akhirnya dapat juga bersaing dengan industri nasional bahkan dunia,” tutupnya.

Adapun narasumber dalam kegiatan ini, yaitu, Akademisi Unsulbar Asrullah, Kepala Dinas Koperindag Majene H. Busri, Kabid Pelayanan Kemenkumham Sulbar Abdullah dan Kasubbid AHU Asri. (ian)

Komentar

News Feed