oleh

KemenkumHAM RI Turunkan Tim Investigasi

MAMUJU – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KemenkumHAM) RI menurunkan tim investigasi ke Kantor Wilayah KemenkumHAM Sulbar.

Tidk main-main, tim tersebut dipimpin Inspektur Inspektorat Jenderal (Irjen) KemenkumHAM RI, Agung Natanael.

KemenkumHAM RI Turunkan Tim Investigasi

Kehadiran tim tersebut dalam rangka mengumpulkan informasi terkait dugaan kecurangan seleksi penerimaan Calaon Aparatur Sipil Negara (CASN) KemenkumHAM Sulbar.

“Kami datang khusus untuk mengumpulkan keterangan di KemenkumHAM Sulbar dan audiensi dengan HMI (Cabang Manakarra, red),” ujar Pengendali Teknis Irjen KemenkumHAM RI, Agung Natanael, saat dikonfirmasi di Warkp 24 Jl. Kurungan Bassi Mamuju, Rabu 18 November.

Bahwa tim Inspekotar RI kemarin siang telah bertemu dengan HMI Cabang Manakarra, namun pertemuan tersebut masih berupa pendahuluan. Mendahului pertemuan khusus pendalaman kasus hari ini, di Sekretariat HMI Cabang Manakarra.

Sejauh mana progres pengumpulan keterangannya?, Agung menjawab, masih sedang didalami dan belum nampak indikasi kecurangan sebagaimana yang disangkakan selama ini. “Kami baru kemaren (Selasa 17 November, red). Mudah-mudahan beberapa hari ke depan ada titik terang,” tambahnya.

Soal apakah hasil evaluasi atas investigasi tersebut akan bedampak pada terjadi anulir hasil pengumuman seleksi CASN KemenkumHAM Sulbar, Agung mengatakan, itu bergantung pada kebijakan pimpinan.

“Kami hanya mengumpulkan data dan keterangan. Selanjutnya akan kami serahkan kepada pimpinan kami (menkumHAM, red) selanjutnya pimpinan yang akan memberikan penilaian dan keputusan,” tandas Agung.

Ketua HMI Cabang Manakarra, Sopliad mengungkapkan kasus tersebut semakin mengerucut. Pihaknya menyakini ada permainan dalam rekrutmen CASN baru-baru ini di KemenkumHAM Sulbar.

Olehnya, ia mengaku bakal terus mengadvokasi kasus itu hingga tuntas.
“Kami berharap orang-orang yang terlibat diproses hukum. Jadi, bukan hanya evaluasi internal KemenkumHAM, lalu sanksinya hanya berupa teguran,” tegas Sopliadi.

Termasuk pengaduan yang telah disampaikan kepada Polda Sulbar, agar ditangani secara serius. Namun melihat kondisi saat ini, Sopliadi mengira belum ada gerakan dari Polda Sulbar, mengusut kasus tersebut.

“Kami menyangkan Polda yang sepertinya kurang merespon laporan kami. Sudah sepekan lebih belum ada progresnya,” papar Sopliadi.

Koordinator gerakan HMI Cabang Manarakka, Arman menambahkan, kasus tersebut semakin menuai titik terang. Arman berharap tim dari Irjen KemenkumHAM benar-benar mendalami kasus tersebut dan mengungkap kebenarannya.

“KemenkumHAM sudah seharusnya menegakkan hukum dan hak asasi manusia. Jangan justru mereka yang melanggar. Mereka (pegawai kemenkumHAM, red) harus bisa menjaga marwah lembaga. Apalagi indikasi kecurangannya dalam rekrutmen CASN ini sudah semakin terang,” pugnkas Arman. (jsm)

Komentar

News Feed