oleh

Kemendari dan BPSDM Sulbar Segera Bekali Anggota DPRD Terpilih

SIMBORO–Anggota DPRD terpilih kabupaten maupun provinsi di Sulbar akan segera mendapatkan pembekalan dari Kemedagri, dan BPSDM Sulbar.  Tujuannya, meningkatkan pengetahuan kemampuan, ketrampilan, sikap dan semangat pengabdian anggota DPRD dalam melaksanakan tugas pemerintahan daerah dalam kerangka NKRI.
Pelatihan ini sebagai tindaklanjut dari surat edaran  Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Nomor 893/6283/SJ dan 893/6284/SJ, tanggal 11 Juli 2019 tentang penyelenggaraan orientasi/pembekalan bagi Anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, maka Kemendagri dan BPSDM Sulbar akan menyelenggarakan pelatihan bagi Anggota DPRD periode 2019-2024 setelah pelantikan dimulai.
Kepala BPSDM Sulbar, Yakub F. Solon mengatakan, pelatihan Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten akan dilaksanakan secara terpisah. Untuk DPRD Provinsi terpilih akan dilakukan pelatihan di BPSDM Kemendagri dan PPSDM Regional. Sementara Anggota DPRD Kabupaten/Kota akan dilaksanakan pelatihan di BPSDM Provinsi setelah dilakukan pelantikan.
“Kita akan melakukan pelatihan bagi 185 orang Anggota DPRD Kabupaten se-Sulbar terpilih setelah mereka di lantik atau pengucapan sumpah anggota. Kemungkinan akan dilakukan pelatihan secara terpisah setiap kabupaten, karena pelantikannya tidak bersamaan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 21 Agustus.
Yakub menambahkan, durasi waktu pelatihan bagi anggota DPRD selama 30 jam pelajaran. Materinya terkait, Pancasila UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Wawasan kebangsaan NKRI. Internalisasi integritas. Sistem pemerintahan Indonesia. Pembangunan daerah dan pengelolaan keuangan daerah. Hubungan kerja antara DPRD dan kepala daerah. Terakhir, fungsi, tugas dan wewenang serta hak dan kewajiban DPRD.
“Narasumber pelatihan ini dari pejabat struktural widyaiswara, pakar, praktisi, akademisi yang telah memiliki sertifikat Training of Trainers (TOT) orientasi DPRD.  Selain itu, gubernur, wakil gubernur dan sekretaris daerah juga akan menjadi narasumber. Mereka semuanya telah bersedia untuk hadir memberikan pelatihan,” ujarnya.
Semua anggota DPRD terpilih, lanjut Yakub, baik incumbent maupun pendatang baru di wajibkan untuk mengikuti pelatihan ini. Karena banyak hal baru yang akan di dapatkan dalam pelatihan ini. Jika ada anggota DPRD Kabupaten yang berhalangan, maka mereka akan diberikan pelatihan pada jadwal berikutnya.  “Karena pelatihan ini di haruskan oleh undang-undang, maka anggota DPRD terpilih wajib mengikuti. Tidak boleh tidak,” tegasnya.
Yakub berharap agar anggota DPRD terpilih mengikuti pelatihan ini, karena pelatihan ini merupakan program nasional yang wajib di ikuti, bukan kehendak BPSDM Sulbar. (ian)

Komentar

News Feed