oleh

Kemenag Sulbar Launching Kampung Zakat di Mateng

KAROSSA – Diantara 579 desa yang ada di Sulbar, Desa Kambunong Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), menjadi desa percontohan untuk pilot project Program Kampung Zakat dari Kementerian Agama (Kemenag) RI yang bekerja sama dengan Baznas Kabupaten Mateng.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Sulbar Dr. Muflih B. Fattah saat Launching Kampung Zakat mengungkapkan, ini adalah berkah buat masyarakat Desa Kambunong. Karena program ini memikirkan bagaimana masyarakat, khususnya kaum dhuafa bisa lebih meningkat lagi, dari mustahik menjadi muzakki.

Menurut Muflih, ketika tim work berjalan dengan bagus mulai dari Kemenag, Baznas, Laz dan pemda, akan meluncurkan bantuan-bantuan yang akan datang di Desa Kambunong ini. Seiring dengan itu, masyarakat di Kambunong harus menyambut adanya lompatan-lompatan perubahan untuk peningkatan kesejahteraan mereka.

“Bantuan ini untuk budidaya rumput laut, budidaya tanaman kelor, pengembangan kerambah ikan, sembako dan lain-lain sebagainya, sudah bisa diluncurkan agar dapat bermanfaat dalam rangka peningkatan kesejahteraan di desa ini,” ucap Kakanwil, Senin 13 Desember 2021.

Ia berharap ada perubahan dari sisi ekonomi yang nantinya dari Kemenag dan diharapkan juga dari Perwakilan Bank Indonesia sebagai mitra kerja, akan membina dan mengawal bantuan kepada dhuafa dalam pengembangan pemberdayaan ekonomi syariah di Sulbar.

Selain itu, Kakanwil Kemenag Sulbar, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulbar dan Ketua Baznas Pusat juga menyerahkan paket bantuan kepada lima kelompok kerja di Desa Kambunog.

Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Sulbar yang diwakili oleh Kepala Biro Tapem dan Kesra Sulbar, Wakil Bupati Matwng, Kepala Perwakilan BI Sulbar, Kabid Bimas Islam Kemenag Sulbar, Kakan Kemenag Mateng, Mamuju, Polman, dan Kasubdit Kelembagaan dan Informasi Zakat dan Wakaf, Ketua Baznas Pusat, Ketua Baznas Sulbar, Para Kasi di Bidang Bimas Islam dan Staf, Ketua Baznas Mateng, Pengurus LAZ, dan Kepala Desa Kambunong.

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Ditjen Bimas Islam Kemenag RI H. Tarmizi yang didampingi oleh Kakanwil Kemenag Sulbar H. M. Muflih B. Fattah meresmikan sekaligus melakukan penandatanganan Prasasti Program Sinergi Kampung Zakat di Desa Kambunong.

Patut diketahui, Kemenag adalah inisiator pelaksanaan program Kampung Zakat ini. Sementara eksekutor dan fasilitator di lapangan adalah Baznas dan lembaga amil zakat (LAZ). Adapun LAZ yang ingin terlibat dalam program ini adalah: NU Care LazisNU Sulbar, LAZ Al-Azhar KPW Sulsel, Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Sulbar, Laznas Yakesma, Laznas Wahdah Iinspirasi Zakat (WAZ) Sulbar, Laznas Yatim Mandiri, Baitulmaal Muamalat (BMM), Mizan Amanah, Laznas Dewan Da’wah, LazisMU, Laznas Yayasan Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, dan Insiatif Zakat Indonesia (IZI). (*)

Tujuan Kampung Zakat

1. Untuk menetapkan standar kelayakan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan dana zakat, infaq, dansedekah (ZIS).
2. Melakukan pembinaan masyarakat di bidang agama, kesehatan, wirausaha, dan mental dalam membentuk karakter masyarakat yang mandiri dan kreatif.
3. Berbagi peran kepada stakeholder zakat dalam meningkatkan perekonomian mustahik.
4. Memberdayakan dana ZIS untuk mustahik dengan memberikan kemudahan, antara lain : pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, kebutuhan sembako tercukupi, pelayanan dan perlindungan sosial, pembinaan mental, dan membuka lapangan pekerjaan.
5. Memberikan pembekalan melalui program pelatihan, pendampingan, penyuluhan, dan pembinaan secara berkelanjutan, sehingga mustahik yang terbantu dapat teratasi permasalahannya.

Komentar

News Feed