oleh

Kemenag Polman Sosialisasi Haji dan Umrah

POLMAN – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar sosialisasikan penyelenggaraan haji dan umrah dihadiri para camat, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tokoh masyarakat, Jumat 16 Oktober.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat Muflih B Fattah mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang penyelenggaraan haji tahun 2021. Karena calon jemaah haji tahun 2020 tidak dapat berangkat akibat wabah Covid-19.

Ia berharap, kondisi dunia mulai membaik apalagi sudah ada vaksin yang akan disiapkan oleh pemerintah sehingga diharapkan tahun 2021 ibadah haji bisa berjalan.

“Kementerian Agama jauh hari sudah mempersiapkan apa yang harus dilakukan mulai dari sosialisasi, bimbingan haji dan alur perjalanan ibadah haji,” jelas Muflih B Fattah.

Pihaknya melakukan persiapan sembari menunggu keputusan pemerintah pusat. Karena sampai hari ini belum ada keputusan terkait pelaksanaan haji. Sehingga calon jemaah lebih paham. Ia juga memastikan secara asas keadilan yang batal berangkat di tahun ini akan diberngkatkan tahun 2021. Sembari menunggu apakah ada tambahan kuota dari pemerintah pusat.

“Kuota haji Sulbar 1.438 orang tersebar di enam kabupaten. Sedangkan jumlah daftar tunggu keberangkatan lebih dari 33 ribu orang. Tertinggi di Kabupaten Polman yakni daftar tunggu di Polman 23 tahun dengan kuota 508 orang setiap tahun,” beber Muflih.

Kepala Kemenag Polman Muliadi Rasyid mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dua angkatan dimana setiap angkatan diikuti 50 orang peserta. Ia juga menyampaikan sampai hari ini belum ada keputusan terkait pelaksanaan ibadah haji dibuka kembali.

“Kita masih menunggu keputusan dari Pemerintah Arab Saudi. Apakah Indonesia diundang atau tidak tahun 2021. Jika diundang pemerintah Indonesia akan memutuskan memberangkatkan atau tidak,” jelas Muliadi Rasyid. (arf/mkb)

Komentar

News Feed