oleh

Kembangkan Tanaman Jagung, Petani Tammerimbi Sudah Bisa Nikmati Hasilnya

MAJENE – Petani di Dusun Tammerimbi Desa Kabiraan Kecamatan Ulumanda berhasil mengembangkan tanaman jagung. Tanaman jagung seluas dua hektare ini dikembangkan oleh Kelompok Tani (KT) Mario Sipatuo binaan Dinas Ketahanan Pangan Majene.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Majene Hamzah Djamaluddin mengatakan panen jagung di Dusun Tammerimbi Desa Kabiraan sekira dua hektar yang dipanen.

“Tiap hari selalu ada petani panen jagung, karena masyarakat disana memiliki lahan yang ditanami jagung,” ucap Hamzah Djamaluddin, Rabu 18 Agustus.

Kata dia, total jagung yang akan dipanen milik KT Mario Sipatuo seluas lima hektar.

“Yang dibina Ketahanan Pangan dua kelompok, kelompok pertama menanam cabai dan kelompok kedua jagung,” ungkapnya.

Lanjut Hamzah, hasil panen jagung itu langsung dijual ke pasar. “Rata-rata penjualannya ke Polman,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan program Kementrian Pertanian yang diberi nama penentasan daerah rawan rentan pangan.

“Olehnya itu kita pilih daerah rawan pangan, yang sulit terjangkau, seperti Dusun Tammerimbi,” terang Hamzah.

Jagung yang ditanam ada dua jenis, yaitu jagung manis dan jagung untuk pakan ternak.

“Yang banyak ditanam jagung pakan ternak, karena laris dipasaran,” jelasnya.

Ia berharap, dengan adanya panen jagaung itu ekonomi masyarakat di Dusun Tammerimbi.
“Mudah-mudahan masyarakat kembali menanam jagung meski program ini tidak berlanjut lagi,” harapnya. (rur/mkb)

Komentar

News Feed