oleh

Kejari Pasangkayu Sita Aset Tersangka

PASANGKAYU – Aset milik tersangka atas kasus dugaan korupsi sewa excavator pada Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pasangkayu, disita oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasangkayu.

Penyitaan itu dilakukan pada Jumat 20 November. Lokasinya, Blok B Nomor 13 BTN Desa Boya Baliase, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulteng.

Tim Penyidik yang turun melakukan eksekusi itu dipimpin Kasi Pidsus Hendryko Prabowo dan Kasi Intelijen Fauzi Paksi.

Bangunan itu seluas 36 meter persegi sementara tanah 104 meter persegi dan memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) atas nama Saddam.

Kejari Pasangkayu Imam MS Sidabutar melalui kasi intelijen Fauzi Paksi menyatakan, penyitaan tersebut berkaitan dengan dugaan Tipikor penyalahgunaan sewa excavator pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pasangkayu Tahun 2017-2018.

“Sebelum dilakukan penyitaan dengan memasang kejaksaan line, terlebih dahulu kami melakukan pengukuran luas bangunan dan luas tanah berdasarkan yang tertera dalam SHM,” terang Fauzi Paksi.

Sementara Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Pasangkayu, Hendryko Prabowo mengatakan, penyitaan dalam rangka pembuktian di persidangan nantinya, sebab yang disita ini merupakan milik tersangka.

“Jalannya penyitaan dan pemasangan plang terhadap obyek sitaan tersebut berjalan aman, kondusif dan lancar, yang mana turut juga disaksikan oleh Kades Boya Baliase Mansyur dan selaku Perwakilan kantor BPN/ATR Kabupaten Sigi Yusuf,” pungkas Hendryko. (r3/rul)

Komentar

News Feed