oleh

Kejari Pasangkayu Sita Aset Mantan Kepala DKP

PASANGKAYU — Setelah menyita aset rekanan di Kabupaten Sigi, Sulteng, yang telah ditetapkan sebagai tersangka, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasangkayu juga menyita aset mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pasangkayu.

Penyitaan itu dilakukan berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) atas penyalahgunaan sewa excavator di DKP Pasangkayu, tahun 2017 – 2018, dimana dalam kasus ini negara dirugikan Rp 6,7 miliar.

” Kami dari Tim Kejari Pasangkayu telah melakukan penyitaan terhadap beberapa titik lokasi tanah di sekitar Desa Ako, kecamatan Pasangkayu, dengan total ukuran seluas 3,4 hektar milik tersangka berinisial A,” tutur Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pasangkayu, Imam MS Sidabutar, Selasa 24 November 2020.

Adalah Abbas, mantan Kepala DKP Pasangkayu, dtetapkan sebagai tersangka karena diduga telah menyalahgunakan sewa alat berat jenis excavator, demi kepentingan pribadinya.

Lanjut Imam, di lokasi aset milik tersangka itu kejaksaan memajang baliho penyitaan dan kejaksaan line. Itu sebagai tanda bahwa lahan tersebut dalam penguasaan Kejari Pasangkayu. Penyitaan ini juga dalam rangka kepentingan penyidikan dan pembuktian nantinya di persidangan.

Guna memuluskan proses penyitaan, kejaksaan menggandeng BPN/ATR Kantor Pertanahan Kabupaten Pasangkayu serta Sekertaris Desa (Sekdes) Ako, serta disaksikan sejumlah masyarakat setempat.

“Lahan yang kami sita itu ada empat titik. Satu bidang tanah dengan luas 4.156 M². Satu bidang tanah dengan luas 468 M². Satu bidang tanah dengan luas 18.840 M². Satu bidang tanah dengan luas 11.180 M², dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) atas nama Abbas,” ungkap Imam.

Sebelumnya, pada tanggal 20 November 2020, kejaksaa juga telah melakukan penyitaan aset milik rekanan, bertempat di BTN Desa Boya Baliase, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulteng, tepatnya di blok B nomor 13, yakni Bangunan seluas 36 meter persegi sementara tanah 104 meter persegi dan memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) atas nama Saddam. (r3/ham)

Komentar

News Feed