oleh

Kecelakaan Maut di Puncak Anjoro Pitu

MAMUJU – Toyota Fortuner hitam DC 1135 AN, tergelincir dan terguling saat bertolak dari vila Kapolda Maluku, Irjen Pol Baharudin Djafar, di puncak Anjoro Pitu, Lingkungan Padangbaka Kelurahan Rimuku, Sabtu 22 Februari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil tersebut dikemudikan, Aryati (42), istri mantan Kapolsek Kalukku AKP Supomo, di atas mobil ada pula seorang Polwan, Bripda Putri Pratama Nasir, mantan ajudan istri Irjen Pol Baharudin Djafar.

Salah seorang saksi mata, Illang menceritakan, kejadiannya sekira pukul 10.30 Wita. Mobil yang dikemudikan Aryati, dari arah vila. Saat menurun dari mobilnya hilang kendali.

Ada mobil terparkir sebelah kiri jalan. Sehingga mobil yang dikendarai Aryati mengambil jalur kanan. Lantaran jalanan sempit ban mobil sisi kanan keluar jalur.

“Pengemudinya langsung banting setir ke kiri. Karena hilang kendali, mobil menabrak antena parabola dan pohon kelapa, sebelum akhirnya terguling,” kata Illang, saat ditemui di lokasi, Sabtu 22 Februari.

Saat mobil terguling, lanjut Illang, Aryati dan Bripda Putri terpental keluar dan tergeletak di jalan. Sementara mobil terus berguling dan hampir menghantam satu unit rumah warga.

“Setelah terpental keluar dari mobil, Aryati dan Bripda Putri tak sadarkan diri. Keduanya mengalami luka parah di bagian kepala, tangan dan kaki. Keduanya langsung dilarikan ke RSUD Mamuju, sebelum kembali dirujuk ke RS Bhayangkara Hoegang Imam Santoso,” jelas Illang.

Sekira pukul 14.30 Wita, Aryati meninggal dunia di RS Bhayangkara Mamuju, diduga akibat cedera pada selaput otak. Sedangkan Bripda Putri, masih dalam penanganan medis. Saat ini dirawat di perawatan VIP RS Bhayangkara.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polresta Mamuju, AKP Kemas Aidil Fitri mengatakan, kecelakaan tersebut diduga akibat pengemudi tidak mampu kendalikan kendaraannya, ketika menurun dari vila mantan Kapolda Sulbar.

Kata AKP Kemas, berdasarkan keterangan Bripda Putri di RS Bhayangkara, keduanya ke villa mengambil bingkisan titipan istri Irjen Pol Baharudin.

Penurunan yang sangat curam dan kondisi jalan keadaan licin pasca hujan, membuat korban tak bisa mengendalikan mobil.

“Sempat banting stir ke arah kanan lalu ke kiri, hingga menabrak pohon gerseng dan pohon kelapa. Kedua ban mobil lepas,” terang AKP Kemas. (m2/jsm)

Komentar

News Feed