oleh

Kebut Vaksinasi Hingga Perketat Prokes

DUA bulan terakhir ini vaksinasi Covid-19 di Sulawesi Barat dikebut. Ke polosok desa sekali pun. Bahkan, seluruh jajaran terkait penanganan Covid-19, provinsi ke 33 di Indonesia, gencar melaksanakan vaksinasi dan memperketat penerapan protokol kesehatan.

Oleh: Mustafa Kufung

Tak ada kata kendor. Demi menekan angka penularan Covid-19 di enam kabupaten di Sulbar memperlihatkan ‘bersaing’ ketat. Siapa daerah diantara enam kabuaten terbaik dalam penanganan Covid-19 dan penerapan protokol kesehatan.

Sesuai Instruksi Mendagri Nomor 44 Tahun 2021, Kabupaten Polewali Mandar bisa membuktikan, kalau pengendalian Covid-19 membuahkan hasil dalam Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Tadinya, Polman –singkatan dari Polewali Mandar –PPKM level tiga, sekarang turun ke level dua.

Ketua Satgas Covid-19 Polman, Andi Ibrahim Masdar mengatakan, meski pemerintah pusat memperpanjang penerapan PPKM, tetapi status Polman turun dari level 3 menjadi level 2. Bahkan, bulan depan menyakini kalau Polman bisa masuk zona hijau.

”Penurunan level ini karena Polman mamupu mengendalikan penularan Covid -19. Namun, saya minta masyarakat tidak terlena dengan kondisi saat ini. Jika, beraktivitas kita tetap harus jaga protokol kesehatan walaupun ada beberapa kegiatan masyarakat dilonggarkan,” pesan AIM –singkatan dari Andi Ibrahim Masdar.

Kerja keras penanganan Covid-19 di Polman terlihat dari kasus harian yang terus mengalami penurunan. Namun, AIM mengingatkan bahwa kasus aktif masih ada. Artinya, kemungkinan terjadinya penularan akan masih ada. Begitu pula dengan kasus kematian mengalami penurunan, dan angka kesembuhan meningkat.

”Terkendalinya kasus penularan Covid-19 di Polman salah satunya perilaku masyarakat cukup dapat mematuhi protokol kesehatan. Kami imbau masyarakat untuk tidak pernah bosan menerapkan protokol kesehatan,” pesan AIM.

Pemerintah Polman juga bersyukur karena dapat bantuan 10.000 masker dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia. Masker ini diperuntukkan bagi pelajar tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga murid sekolah dasar (SD).

Komentar

News Feed