oleh

Kebanggaan Bukan untuk Dicerita

MAMUJU–Minat bersepeda di masa pandemi COVID-19 kini semakin besar. Tak terkecuali di Mamuju, Sulawesi Barat. Peminat olahraga ‘kuda besi’ ini kian tumbuh pesat. Sabang hari. Kian mudah dijumpai orang bersepeda dalam kota Mamuju.

Komandan Lanal Mamuju, Letnan Kolonel (Mar) La Ode Jimmy Herizal, mengingatkan tiga hal jika ingin sehat bersepeda. Dewan penasihat Manakarra Sepeda Lipat (Marsel), ini mengatakan, pertama harus bisa menjaga ketertiban saat bersepeda.

”Saat gowes jangan ada yang memegang ponsel. Menggunakan earphone. Apalagi sambil selfie. Kita tidak bisa mendengar aba-aba dari Marsal yang di depan maupun di belakang,” urai La Ode Jimmy, hal yang kedua, Minggu 15 November, pada acara satu tahun keberadaan Marsel.

Kemudian yang ketiga, Marsel, sebagai komunitas sepeda lipat terbesar, harus bisa memberikan contoh kepada komunitas lainnya. Jangan sekali-kali menceritakan kebanggaan diri sendiri. Biarkan orang lain menceritakan bangga dengan kita. Jangan pernah menceritakan kebanggaan kita kepada orang.

”Saya melihat di komunitas ini sudah bagus. Jadi pelopor komunitas sepeda yang menjadi kebanggaan. Kembangkan terus jadi diri. Kita harapkan ke depan Marsel bisa membawa sebuah perubahan dalam dunia olahraga sepeda,” pesan La Ode Jimmy.

Ia, juga menyarankan bahwa ke depan Marsel bisa terlibat dalam kegiatan sosial. Ikut membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan. Masyarakat bisa merasakan manfaat keberadaan Marsel.

”Komunitas ini sangat luar biasa. Bisa berkumpul dari berbagai latar belakang dalam satu hobi, bersepeda. Membangun kebersaman dalam bentuk kekeluargaan. Saat berkumpul mengabaikan kepentingan pribadi,”puji La Ode Jimmy.

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) Sulbar, DR.Muhammad Idris M.Si, kendati tak sempat hadir dalam ulang tahun pertama Marsel ini, ikut memberikan ucapan selamat lewat sebuah streaming yang dikirimkan.

”Semoga Marsel dalam ulang tahun pertamanya ini bisa menjadi lokomotif terbangunnya  budaya sehat. Sebagai salah satu cara untuk mendorong atau cara untuk melahirkan masyarakat semakin sehat,” jelas Idris.

Ia, percaya jika Marsel ke depan dapat mendorong lahir komunitas yang lain. Dapat menyelenggarakan berbagai event sehingga minat bersepeda terus maju, dan mendorong cara hidup yang baru.

Sebelumnya itu, Ketua Marsel, Erwin Arizona mengucapkan banyak terima kasih, baik pada dewan penasehat, pembina, serta seluruh anggota komunitas Marsel. Ia, menitipkan harapan besar untuk sama-sama membangun Marsel yang lebih baik.

”Keberadaan Marsel 7 November setahun lalu, lahir karena kesamaan hobi, bersepeda. Membangun persaudaraan, sebagai tujuan kami. Kepekaan sosial juga harapan kami ke depan untuk bisa membantu sesama,” urai Erwin.

Di komunitas ini, tidak memandang jabatan atau pangkat semua sama. Harapan kami ke depan, mudah-mudahan bisa semakin kompak. Saling menghormati. Dan, Marsel semakin berkembang serta semakin solid. (mus)

Komentar

News Feed