oleh

Kazebo Anjoro Pitu Kurang Peminat

MAMUJU–Galeri ekonomi kreatif Anjoro Pitu, dekat landmark Mamuju City kurang peminat. Sejak diresmikan Pemkab Mamuju, Februari 2018 lalu, tak kunjung dimanfaatkan warga. Galeri yang diharapkan dapat meningkatkan ekonomi kreatif warga, kini sepenuhnya TP PKK Mamuju.

Tujuan Pemkab Mamuju membangun galeri ekonomi kreatif ini, semata-mata ingin menumbuhkan dan mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, dari 13 gazebo yang dibangun, baru satu gazebo digunakan berjualan oleh warga.

Salah seorang pedagang, Hadabiah yang ditemui mengatakan sebenarnya banyak pedagang. Tapi di waktu tertentu saja. Kalau hari biasa tidak ada. “Nantipi ada acara di sini, baru banyak penjual. Kalau hari biasa, hanya saya ji,” kata Hadabiah, Minggu 30 Juni.

Hadabiah mengaku, sejak awal diresmikan, ada beberapa pedagang yang menempati gazebo tersebut, tapi, tak lama. Menurutnya, karena pengunjung anjoro pitu semakin sepi.

Kurangnya pengunjung karena kawasan tak terawat. Semak belukar banyak tumbuh di sekitar landmark Mamuju City. Sehingga, tak memiliki daya tarik lagi. Kalau malam, penerangan juga tak maksimal. Padahal, beberapa tahun terakhir, anjoro pitu menjadi primadona.

Hadabiah mengaku sering ada warga dari luar daerah berkunjung ke Anjoro Pitu. mereka ke Anjoro Pitu untuk menyaksikan kota Mamuju dari ketinggian. “Kalau dulu bisaki dapat Rp 500 ribu per hari. Sekarang sudah di bawah itu,” ujar Hadabiah.

Menurut Hadabiah, perlu dilakukan pembaharuan, sehingga anjoro pitu memiliki daya tarik. “Kalau pengunjung banyak. Pasti pedagang juga akan berjualan di sini,” pungkas Hadabiah. (m2)

Komentar

News Feed