oleh

Kasus Perempuan dan Anak, Angka Kekerasan Menurun

MAMUJU – Jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang tercatat pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Mamuju tahun ini, menurun.

Januari hingga medio Oktober 2020, jumlah kasus tercatat di DPPPA Mamuju hanya lima kasus.

“Tahun 2019 lalu, total kasus yang masuk di DPPPA pada sebanyak 23 kasus,” ujar Kepala DPPPA Mamuju, Andi Saharibulan, Selasa 13 Oktober.

Hanya saja, lanjutnya, pihaknya tidak mengetahui apakah penurunan angka tersebut sesuai dengan kenyataan di lapangan atau tidak. “Jangan sampai ada yang mengalami kekerasan, tapi takut melapor,” lanjut Saharibulan.

Untuk kasus yang tercatat di DPPPA, bakal diberikan pendampingan. Saharibulan mengaku memiliki forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) yang jangkauannya lebih dekat dengan masyarakat.

“Jadi saya berharap perempuan atau anak yang mendapatkan kekerasan bisa melapor ke forum terdekat, agar bisa kami dampingi,” ujar Saharibulan.

Kepala Seksi Analisi Data DPPPA Mamuju, Irwana menyebutkan, dari lima kasus yang terlapor di DPPPA tidak ada jenis Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

“Lebih kepada kekerasan psikis dan seksual terhadap anak dan perempuan, seperti kasus pemukulan dan pelecehan seksual,” singkat Irwana. (m5/jsm)

Komentar

News Feed