oleh

Kasus Narkoba Paling Menonjol di Polman

POLEWALI — Peredaran narkoba di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) tergolong tinggi. Sepanjang tahun 2020, Polres Polman, kasus paling menonjol yang ditangani adalah narkoba. 133 orang ditangkap karena terlibat dalam peredaran narkoba jenis sabu.

Hal itu diutarakan Kapolres Polman AKBP Ardi Sutriono saat press rilis di Halaman Mapolres Polman, Kamis 31 Desember 2020 lalu. Ardi mengungkapkan, sejak Januari hingga Desember 2020 pihaknya menyita barang bukti berupa sabu seberat 750 gram.

Kasus Narkoba Paling Menonjol di Polman

“Dari 133 tersangka, empat orang diantaranya bertindak sebagai bandar, 35 orang sebagai pengedar. Sementara selebihnya merupakan kurir dan pengguna,” terang AKBP Ardi Sutriono.

Sementara untuk kriminal umum, Polres Polman berhasil mengungkap tujuh kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Sedangkan penganiayaan 97 kasus, persetubuhan sembilan kasus, kekerasan dalam rumah tangga 12 kasus dan perbuatan cabul lima kasus.

AKBP Ardi juga menyampaikan dalam pengamanan tahun baru kali ini berbeda dari tahun sebelumnya. Di tengah pandemi ini Polres Polman mengedepankan upaya pencegahan klaster baru. Apalagi pandemi Covid-19 di Kabupaten Polman kembali mengalami peningkatan kasus.

“Pengamanan tahun baru kita bersama beberapa instansi untuk mengimbau masyarakat tidak melaksanakan perayaan perganitan tahun baru, sama dengan sebelumnya. Baik di tempat wisata kita imbau tidak melakukan keramaian yang tujuannya agar pencegahan Covid-19,” tandas AKBP Ardi Sutriono. (arf/mkb)

Komentar

News Feed