oleh

Kasus Meninggal Akibat Covid-19 di Mamasa Bertambah

MAMASA – Kabupaten Mamasa kembali mencatat kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia. Setelah seorang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang menjalani perawatan di RSUD Kondosapata, Kabupaten Mamasa dinyatakan meninggal dunia.

Pasien tersebut berinisial HD (67), warga Kecamatan Mamasa, dilaporkan meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUD Kondosapata, dengan riwayat penyakit jantung.

Sebelum meninggal, pasien dinyatakan positif Covid-19, berdasarkan hasil pemeriksaan swab di RSUD Polewali Mandar, beberapa hari lalu.

Karena sebelumnya dinyatakan positif, sehingga jenazah pasien dikuburkan secara protokol kesehatan penanganan korona.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa, Into Harahap membenarkan adanya pasien yang telah meninggal yang positif Covid-19.

“Pada Jumat sekitar pukul 14.00 wita pasien HD meninggal dunia di RSUD Kondosapata,” terang Into Harahap.

Lanjut Into, dan saat ini pasien telah dimakamkan di kampung halamannya di Desa Salu Mokanan, Kecamatan Rantebulahan Timur dengan protap Covid-19.

Terkait kasus ini, Into mengaku akan melakukan tracing kepada keluarga yang dianggap pernah bersentuhan dengan pasien.

Hingga saat ini, data pasien positif Covid-19 di Mamasa berdasarkan data Satgas Covid-19 Sulbar, berjumlah 96 orang. Terdiri dari 66 orang dinyatakan sembuh, 26 orang isolasi mandiri, dan 4 orang meninggal dunia.

Into juga menyampaikan ada seorang pasien Covid-19 asal Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, meninggal dunia usai menjalani perawatan di RSUD Pinrang.

Ibu inisial LL (67) berdarah Mamasa ini, dimakamkan di pekuburan umum di Desa Balla Satanetean. Usai disemayamkan di rumah keluarganya di Desa Balla Sepakuan, Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa.

Sebelum meninggal, almarhumah dinyatakan positif Covid-19, sesuai hasil swab RSUD Pinrang. Almarhumah dimakamkan sesuai prosedur tetap (Protap) penanganan pasien Covid-19.

Into menjelaskan, almarhumah merupakan warga Kabupaten Pinrang, namun atas permintaan keluarga, maka pasien dimakamkan di Mamasa. Sehingga, almarhumah terdaftar sebagai pasien Covid-19 Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

“Jadi kita tinggal melakukan pemakaman, soal pemandian dan pengemasan jenazah sesuai Protap, itu dilakukan pihak Satgas Pinrang,” tandasnya.

Ia menambahkan adapun terhdap kemungkinan adanya kontak erat kepada pasien, disarankan agar melakukan isolasi mandiri jika kontak erat namun tidak bergejala. Sementara bagi kontak erat yang memiliki gejala, akan langsung dilakukan swab PCR. (r4/mkb)

Komentar

News Feed