oleh

Kasus Covid-19 Bertambah, RSUD Polewali Tiadakan Jam Besuk

POLEWALI — Kasus Covid – 19 di Kabupaten Polewali Mandar kembali mengalami lonjakan. Membuat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Polewali keluarkan  larangan membesuk pasien untuk sementara waktu. Selain itu pihak RSUD Polewali melakukan pembatasan kunjungan ke layanan kesehatan ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Polewali, dr Anita Umar saat dikonfirmasi, Selasa 22 Desember membenarkan adanya pembatasan tersebut. Ia menyampaikan pembatasan dilakukan karena meningkatnya kasus Covid-19 selama bulan Desember. Sehingga diperlukan pembatasan untuk meningkatkan kewaspadaan penyebaran Covid-19.

“Kita perketat, untuk pekan ini semua yang masuk ke area rumah sakit harus discrening terlebih dahulu. Kemudian mengikuti protokol pencegahan Covid-19,” jelas dr Anita Umar.

Lanjutnya, kebijakan pembatasan ini mulai diberlakukan Selasa 22 Desember 2020. Sementara untuk pasien yang dirawat di UGD dan rawat inap tidak diperkenankan untuk dibesuk.

Dalam surat pemberitahuan RSUD Polewali Nomor : B1898/RSUD/445/XII/2020 terdapat 11 imbauan yang dikeluarkan. Diantaranya penunggu pasien yang dibolehkan mendampingi hanya satu orang yang akan diberikan kartu tanda pengenal khusus. Petugas RSUD diwajibkan mengedukasi keluarga pasien yang sedang dirawat dan seluruh staf diwajibkan untuk mematuhi protokol kesehatan.

Pintu gerbang dan perawatan juga akan dijaga ketat dan akan selalu dikunci untuk menghindari pengunjung masuk ke area rumah sakit. Sementara untuk pasien poliknik pengantar yang dibolehkan hanya satu orang dan bagi pengunjung disabilitas boleh didampingi dua orang pendamping. (arf/mkb)

Komentar

News Feed