oleh

Kaspersky Soroti Fenomena Pelanggaran Data di Indonesia

PEMBOBOLAN data dan kebocoran data menjadi hal yang semakin lumrah akhir-akhir ini. Termasuk di Indonesia mulai dari e-commerce, lembaga pendidikan, bahkan hingga sektor pemerintahan, hal tersebut menjadi masalah pelik tersendiri di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Dengan informasi yang bocor di tangan, peretas dapat menyamar sebagai korban atau menyebarkan penipuan rekayasa sosial untuk mengelabui korban agar mengungkapkan informasi login yang sensitif, itulah sebabnya tidak mengherankan bahwa pengguna akan khawatir ketika mereka dihadapkan pada kasus potensial pelanggaran data.

Saat dihadapkan pada contoh pelanggaran data, korban tidak selalu dibuat tidak berdaya. Mereka dapat mengambil langkah-langkah untuk mencegah memburuknya situasi, tetapi penting untuk bertindak cepat.

Ingatlah bahwa pelanggaran keamanan pada satu akun berpotensi juga menempatkan akun lain dalam risiko, terutama jika kata sandi dibagikan, atau transaksi reguler dilakukan di antara mereka.

Dan karena akibatnya yang parah, pelanggaran data harus menjadi perhatian utama, terutama untuk perusahaan atau institusi pemerintah berskala besar yang mengelola jutaan data orang. Cara mereka menyimpan dan menggunakan data pelanggan memainkan peran penting dalam membentuk dan mempertahankan reputasi dan operasinya.

Sementara penjahat dunia maya akan terus mencoba membobol pertahanan kita, ada berbagai cara bagaimana bisnis dan organisasi, bahkan yang kecil dan menengah, dapat mencegah pembobolan data dan ini adalah soal persiapan. Penting bagi pihak tersebut untuk mengetahui proses, orang-orang, dan alat untuk dapat menentukan setiap risiko dan memitigasinya.

Komentar

News Feed