oleh

Kartini: Relawan Bersama Sulbar

MAMUJU — Koordinator Desk Relawan, Prof,Dr,Hj, Kartini Hanafi Idris, mengikuti distribusi Bantu Guna (Bantuan Non Tuna Multi Guna), untuk penyintas di Dusun Aholeang dan Dusun Rui, Mekkatta Kecamatan Malunda Kabupaten Majene. 

Pendistribusian ini bertempat di kantor Pos Kecamatan Malunda di Malunda.  Dalam kegiatan ini hadir pula Bupati Majene dan beberapa unsur pejabat Pemerintah Kabupaten Majene.

Kartini menyebutkan bahwa hari itu (19/3) telah didistribusikan bantuan non tunai sebesar Rp 1.560.000 per KK untuk 99 kepala keluarga dikedua dusun tersebut.

“Lembaga relawan Adra Indonesia telah banyak membantu para penyintas. Sekarang kepada 99 kepala keluarga di Dusun Rui dan Aholeang, mendapatkan bantuan non tunai multi guna. Pastinya ini sangat bermanfaat bagi penyintas”, ujarnya.

Guru Besar Unhas ini mengakui bahwa lembaga relawan saat ini terus bergerak untuk memberikan bantuan kepada penyintas. Walau kondisinya saat ini, terjadi penurunan angka penyintas.

“Yah, kalau kita lihat angka penyintas terus mengalami penurunan. Kita berharap semua segera pulih. Lembaga  relawan saat ini tidak hanya fokus ke shelter dan bantuan non tunai tapi ada juga yang memberikan Layanan Dukungan Psikososial secara berkesinambungan, misalnya adalah Wahana Visi Indoensia”, tambahnya.

Wahana Visi Indonesia salah satu lembaga relawan bencana Sulbar yang terus berkontribusi membangun semangat dan optimisme anak-anak untuk bangkit pasca gempa. Metode yang digunakan adalah melalui ruang sahabat anak sebagai bentuk layanan Dukungan Psikososial.

Kartini menyebutkan bahwa dimasa transisi kreativitas lembaga relawan juga semakin mengagumkan. Contohnya adalah WVI yang membuka jalan bagi anak-anak terdampak gempa untuk bersantai dengan rekreasi sambil belajar. Program ini didampingi oleh guru dan relawan yang sebelumnnya ke lapangan bersama anak-anak telah mendapat pelatihan terkait teori dan praktek dalam hal Ruang Sahabat Anak.

“Luar biasa juga wahana Visi Indonesia ini. Hingga maret ini sudah menjangkau sekitar 1300 anak melalui program Ruang Sahabat Anak. Tersebar di 13 desa, dan 4 kecamatan. Pastinya lokus kabupatennya tidak hanya di Majene tapi juga di Mamuju. Intinya relawan bersama Sulbar untuk kembali pulih,” tutupnya. (ian)

Komentar

News Feed